Capital Market Run 2016

Kabar baik untuk anda yang senang olahraga Lari atau sedang mencari cara untuk hidup lebih sehat.

Tahun ini, Panin Asset Management kembali mengadakan Capital Market Run. Yang membedakan dengan tahun lalu adalah selain acaranya diselenggarakan di The Breeze, BSD, karena jumlah peserta yang diperkirakan jauh lebih banyak, Panin Asset Management juga menambah 1 kategori baru yaitu Half Marathon atau 21 K.

Bagi anda yang masih pemula, tidak usah merasa khawatir untuk bersaing dengan para pelari elit nasional dan internasional. Sebab selain kategori Elite untuk para pelari profesional dan Closed untuk pelari umum, dibagi juga juara berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin.

Capital Market Run merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Panin Asset Management sejak tahun 2014 sampai sekarang. Selain untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, Panin Asset Management juga ingin memperkenalkan investasi pasar modal kepada masyarakat melalui kegiatan ini.

Lari merupakan kegiatan olahraga yang paling sederhana dan dapat diikuti oleh semua kalangan, sama seperti reksa dana, dengan dana mulai dari Rp 100.000 sudah bisa mulai berinvestasi. Untuk bisa sampai dengan tujuan, pelari membutuhkan latihan dan fokus, sama seperti reksa dana, agar tujuan bisa tercapai investor perlu fokus dan sabar dalam menghadapi risiko fluktuasi pasar.

Jadi, pada dasarnya filosofi untuk mencapai kesuksesan dalam investasi reksa dana sangat mirip dengan filosofi dalam menyelesaikan suatu lari jarak jauh. Dibutuhkan persiapan, fokus dan sabar selama proses, dan yang paling penting tentu saja adalah memulainya dari sekarang. Buat teman-teman yang tertarik, bisa mendaftar di www.capitalmarketrun.com

img_0332

Bingung karena jauh? Tidak usah khawatir, panitia telah bekerja sama dengan Hotel Pop, Hotel Pranaya Suites dan Hotel Santika Premiere di daerah BSD City untuk memberikan diskon hingga 50% dari tarif normal yang berlaku khusus peserta Capital Market Run. Bagi pendaftar dalam group minimum 10 orang, dapatkan juga promo hadiah 1 kamar gratis di Hotel Pop.

img_0336

img_0335

img_0334

Ikuti juga Roadshow kita di 7 Mal dari Bulan Juni hingga Agustus 2016 ini di

  • Mall Taman Anggrek 27 Juni  – 3 Juli 2016
  • FX Plaza 18 Juli – 24 Juli 2016
  • Senayan City 25 Juli – 31 Juli 2016
  • Gandaria City 1 Agustus – 7 Agustus 2016
  • Central Park 8 Agustus – 14 Agustus 2016
  • Pondok Indah Mall 15 Agustus – 21 Agustus 2016
  • Emporium Pluit 22 Agustus – 28 Agustus 2016

Kunjungi booth Capital Market Run dan dapatkan promo menarik selama pameran berlangsung

img_0330

Mengenal 8 Profesi di Perusahaan Manajer Investasi Pengelola Reksa Dana

Profesi Pasar Modal

Dalam sebuah Focus Group Discussion tentang penyusunan buku mengenal jasa keuangan yang diselenggarakan OJK, pesertanya terdiri dari para mahasiswa-mahasiswi unggulan dari berbagai universitas dan praktisi industri keuangan. Ada yang dari asuransi, pegadaian, perbankan, pasar modal dan multifinance. Kebetulan saya diundang sebagai perwakilan dari industri pasar modal dan saya sangat berterima kasih atas kesempatan tersebut karena disitu saya banyak belajar dan bertemu dengan pakar dari industri keuangan lainnya.

Namanya juga mahasiswa dan mahasiswi unggulan, walaupun sudah sampai malam masih tetap bersemangat dan mempresentasikan hasil kajian mereka dengan baik. Beberapa bahkan menunjukkan kemampuan public speaking skills yang sangat bagus.

Ceritanya dalam sesi diskusi yang membahas tentang materi pasar modal, saya bertanya mengajukan pertanyaan kepada salah satu pesertanya. “Jika berbicara tentang pasar modal, apakah yang muncul di pikiran anda pertama kali?” Terus terang, ekspektasi saya adalah bahwa peserta tersebut menyadari bahwa ternyata investasi itu bermanfaat untuk masa depan dan sebaiknya dimulai dari sekarang. Bisa ke reksa dana, saham atau ke obligasi.

Namun jawabannya berbeda. Ketika berbicara pasar modal, peserta tersebut menjawab yang muncul pertama kali di pikirannya adalah berkarir di pasar modal. Sebab dalam bayangannya, berkarir di pasar modal itu keren. Mungkin saja dalam pikirannya kalau kerja di pasar modal itu Gaji besar, penampilan profesional, duduk-duduk di depan komputer bisa menggerakkan uang miliaran bahkan triliunan Rupiah.

Bayangan tersebut tidak salah, meskipun kalau mau bilang gaji besar dan penampilan profesional itu relatif. Sebab, di industri lain terkadang bisa lebih tinggi daripada industri pasar modal.

Kalau berbicara karir di pasar modal, di kepala orang adalah pialang (broker) atau manajer investasi (fund manager). Sebenarnya peluang untuk berkarir di pasar modal tidak hanya di 2 profesi tersebut saja, tapi masih terdapat profesi lainnya.

Berdasarkan peraturan OJK Nomor 24/POJK04/2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Fungsi-Fungsi Manajer Investasi, perusahaan manajer investasi pengelola reksa dana diwajibkan untuk memiliki setidaknya 8 fungsi yang berbeda. Dengan kata lain ada 8 jenis profesi yang bisa anda tekuni jika anda berkarir di industri pasar modal khususnya manajer investasi pengelola reksa dana. Apa saja ke 8 profesi tersebut ? Continue reading “Mengenal 8 Profesi di Perusahaan Manajer Investasi Pengelola Reksa Dana”

Antisipasi Risiko Kematian, Asuransi Komersial atau BPJS Ketenagakerjaan ?

Construction accident

Kematian itu pasti, yang tidak pasti itu kapan datangnya. baik ketika sedang bekerja, sedang istirahat, dalam masa pensiun, setiap saat kita bisa “dipanggil” Yang Maha Kuasa. Yang menjadi kekhawatiran adalah bagaimana dengan kondisi keluarga yang ditinggalkan? Secara fisik dan kehadiran, tentu saja kehilangan seseorang adalah tidak bisa digantikan. Namun secara finansial sebenarnya bisa yaitu dengan asuransi. Bagi masyarakat yang membeli asuransi jiwa, apabila terjadi risiko kematian maka perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan dengan nilai tertentu sesuai premi yang dibayarkan.

Uang pertanggungan asuransi selanjutnya akan dianggap sebagai pengganti dari kehadiran sang pencari nafkah yang sudah meninggal. Harapannya, uang itu cukup sampai anggota keluarga yang tersisa mampu bangkit kembali secara finansial sehingga bisa hidup mandiri. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan utama mengapa orang membeli asuransi. Namun tahukah anda? bahwa jika anda seorang karyawan dimana perusahaan tempat anda bekerja mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, sebenarnya anda sudah memiliki asuransi jiwa yang disebut program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan program Jaminan Kematian (JKM).

Yang menjadi pertanyaan, apabila sudah terlindung asuransi jiwa dari BPJS Ketenagakerjaan, apakah masih harus memiliki asuransi jiwa komersial? Continue reading “Antisipasi Risiko Kematian, Asuransi Komersial atau BPJS Ketenagakerjaan ?”

Mungkin Ga Sih? Punya Rp 200 Juta Di Usia 30 Dengan Gaji Awal UMR…

Financial Freedom

 

Apakah punya Rp 200 juta lantas kita sudah bebas secara finansial alias Financial Freedom? Tidak.. Tapi dengan memiliki Rp 200 juta setidaknya kita akan memiliki modal yang cukup, apakah mau mempersiapkan pernikahan, DP rumah / apartement yang sederhana, atau bahkan modal membuka usaha yang baru. Pertanyaannya kalau baru bekerja dan mendapat gaji UMR apakah target dana tersebut bisa tercapai ?

Jika anda bertanya mengapa Rp 200 juta? Mengapa bukan Rp 1 M, Rp 500 juta atau Rp 100 juta? Terus terang artikel yang saya baca di Straits Times Singapore berikut ini memberikan inspirasi bagi saya. Judulnya “is it possible to have 100k by 30?” http://www.straitstimes.com/singapore/is-it-possible-to-have-100k-by-30

Artikel ini membahas kegalauan penduduk Singapura akan kondisi finansial mereka di masa mendatang. Pada dasarnya, ada semacam pandangan bahwa untuk bisa mencapai angka tersebut, hanya mereka yang bekerja di investment banking atau dunia keuangan saja yang mampu mencapai angka ini. Bagi penduduk kebanyakan adalah hampir tidak mungkin.

Saya tertarik untuk membuat penelitian serupa di Indonesia, namun karena kondisi penghasilan yang jauh berbeda antara Indonesia dan Singapura, maka angkanya akan saya sesuaikan. Untuk Indonesia, khususnya Jakarta menurut saya perbandingan dengan Singapore adalah 1 : 5. Jadi jika di sana SGD 100.000 atau Rp 1 M, maka kurang lebih setara dengan Rp 200 juta disini. Continue reading “Mungkin Ga Sih? Punya Rp 200 Juta Di Usia 30 Dengan Gaji Awal UMR…”