Featured

Waspada Penipuan di Telegram

Cari uang tidak mudah, berinvestasi juga ada risikonya. Namun untung atau rugi itu keputusan kita sendiri. Beda lagi kalau terjebak di penipuan dengan modus investasi.

Teman2 perlu berhati2 karena penipuan dengan modus investasi forex atau reksa dana juga bertebaran terutama di Telegram.

Perlu saya tegaskan bahwa saya TIDAK memiliki akun TELEGRAM.

Dalam berinvestasi, disarankan untuk berinvestasi di perusahaan dan produk terdaftar OJK Hindari penyerahan uang tunai atau transfer ke rekening atas nama perorangan Selalu cek dan konfirmasi ke akun resmi perusahaan apabila sudah ada gejala janji return yg tidak masuk akal

Hati-hati ya semua

Revisi UU Cipta Kerja (Omnibus Law), Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal ?

25 Nov 2021, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan UU Cipta Kerja yg dikenal Omnibus Law cacat formil karena mengabaikan prosedur ideal penyusunan UU.

Selanjutnya pemerintah dan DPR diperintahkan untuk memperbaiki UU tersebut dalam waktu 2 tahun.

Apakah berdampak thd pasar modal?

Omnibus law adalah salah satu sentimen positif yang dianggap sebagai penggerak pasar modal tahun depan

Manfaatnya juga sudah dirasakan secara langsung, yaitu pajak dividen yg tadinya final 10% menjadi 0% dgn syarat direinvestasikan

Lembaga Pengelola Investasi atau dikenal Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia juga sudah terbentuk dan berpartisipasi besar dalam bbrp IPO dan divestasi BUMN konstruksi sehingga sangat meringankan beban hutangnya

Entah kebetulan atau tidak, IHSG juga turun cukup dalam siang ini, sampai 1.44%.

Apakah penurunan ini krn putusan MK? Rasanya masih terlalu cepat utk menyimpulkan demikian Sebab memang regional jg turun.

Kalau baca beritanya lebih krn spekulasi tapering lebih cepat dan data makro China yg kurang baik. Mungkin juga kekhawatiran akan kasus COVID-19 di Eropa yang semakin tinggi dan variasi virus dari Afrika Selatan.

Kalau baca @hariankompas 25 Nov 2021, UU Cipta Kerja tetap berlaku selama masa revisi 2 tahun tersebut

Kalau dalam 2 tahun tidak berhasil, maka UU yg direvisi oleh UU Cipta Kerja menjadi tidak berlaku

Memang perlu ada revisi krn sejak awal memang ada kesalahan ketik di bbrp pasal

Infografis dari @kompas.com 25 Nov 2021

Lembaga Pengelola Investasi setahu saya bukan UU yg direvisi, tapi UU baru dan sekalian dimasukkan Yg direvisi itu, salah satunya seperti peraturan pajak dividen.

Kalau ga berlaku, nanti dividen2 yg sudah bebas pajak bisa dipajakin kembali. Tentu investor ga mendukung bukan??

Dan seandainya jika balik ke aturan lama dimana Dividen kena pajak 10% apakah akan membuat pasar modal negatif? Rasanya tidak, sebab dividen yield biasanya kecil.

Jadi investor lebih fokus sama capital gainnya. Apalagi trader yg daytrade..

Kalau saya simpulkan
– UU Cipta Kerja masih berlaku 2 tahun
– Yg langsung terkait pasar modal, hanya dividen saja dan bukan penggerak pasar
– Sudah pasti DPR dan Pemerintah akan gerak cepat melakukan perintah MK
– Penekanan MK adalah pada revisi krn memang ada poin yg salah ketik, bukan pasal tertentu dibatalkan

Seharusnya tidak akan berdampak negatif terhadap pasar modal dalam misalkan membuat laba bersih perusahaan turun Tapi secara sentimen, bersifat negatif.

Namanya juga sentimen, datangnya cepat, perginya juga cepat. Bisa berubah dgn cepat juga

Semoga bermanfaat

Ini Cara Ambil Data Harga dan Yield Obligasi Benchmark Dalam MS Excel

Data obligasi pemerintah seri Benchmark ternyata tersedia sejak tahun 2007 sampai sekarang.

Bahkan datanya sudah tersedia rapi dalam bentuk MS Excel.

Ada harga, yield, dan seri obligasi yang menjadi benchmark tersebut.

Kenapa disebut Benchmark ? Benchmark jika diterjemahkan adalah Tolok Ukur. Jadi obligasi yang disebut sebagai Benchmark adalah obligasi yang dijadikan tolok ukur.

Tolok ukur apa? tolok ukur utk pembentukan Yield Curve, tolok ukur juga untuk yield suatu negara dibandingkan negara lain.

Karena obligasi ada waktunya, ketika sudah berlalu maka tidak sesuai lagi sehingga perlu diganti. Seri benchmark juga diubah setiap tahun.

Untuk cara ambilnya, silakan lihat video di atas.

Mengapa Inflasi Indonesia Terkendali di Tengah Krisis Energi ?

Salah satu alasan kenapa inflasi di Indonesia tetap terkendali, sementara pada waktu yang sama inflasi di negara lain sudah melejit tinggi adalah oversupply

Oversupply itu artinya produksi listrik > konsumsi listrik

Sudah begitu, harga batu bara untuk pembangkit PLN juga dipatok maksimal 70 USD per ton

Ditambah ada juga kewajiban bagi perusahaan tambang batu bara dalam negeri utk menjual minimal 25% ke PLN

Yang tidak memenuhi, izin ekspornya bisa dihentikan sementara atau bahkan dicabut

Biaya produksi listrik yang lebih murah ini bisa dimanfaatkan sebagai salah satu komoditas ekspor

Dan benar saja, sudah ada rencana utk ekspor listrik ke Malaysia dan Singapura. https://money.kompas.com/read/2021/10/05/151649526/indonesia-berencana-ekspor-listrik-bersih-ke-malaysia-dan-singapura

Jika bisa terwujud, bisa menambah surplus ekspor impor Indonesia

Semoga pola seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga inflasi Indonesia masih tetap terkendali

Sebab listrik PLN memiliki implikasi luas sama seperti harga BBM

Begitu naik, maka akan berantai ke semuanya

Semoga hari anda menyenangkan

Begini Cara Membuat Yield Curve Obligasi

Kurva imbal hasil secara sederhana adalah grafik yang mencerminkan nilai imbal hasil wajar obligasi pada berbagai waktu jatuh tempo berdasarkan harga transaksi yang terjadi di pasaran.

Grafik tersebut bisa dicari menggunakan persamaan matematika. Ada beberapa opsi, mulai dari linear, polinomial, logaritmatik, dan sebagainya.

MS Excel memiliki fitur yang memudahkan untuk membuat persamaan tersebut.

Yang paling penting, adalah tingkat errornya paling minimum atau Koefisien Determinasinya paling besar. Cara-caranya adalah sebagai berikut

Excel Latihan : https://1drv.ms/x/s!AqGLEdnaA8lxgiKZ6I-UP_aiVs51?e=YYEvb1

Begini Cara Membaca Yield Curve Obligasi

Kurva Imbal Hasil / Yield Curve setiap harinya dikeluarkan oleh PHEI (Penilai Harga Efek Indonesia) atau lebih populer dikenal sebagai IBPA (Indonesia Bond Pricing Agency).

Kurva ini merupakan landasan untuk menilai harga wajar obligasi, bisa dipakai untuk valuasi aset dasar obligasi yang ada di dalam reksa dana, bisa juga sebagai referensi untuk menilai penawaran suatu obligasi harganya wajar, mahal atau murah.

Konsep dan situs untuk melihat harga Kurva Imbal Hasil obligasi adalah sebagai berikut