Step by Step : Laporan Reksa Dana dalam Amnesti Pajak secara Elektronik

Sumber : DJP Pajak

Bagi yang mengikuti Amnesti pajak, kewajiban pelaporan tidak selesai di SPT saja. Peserta Amnesti Pajak juga harus melaporkan harta tentang amnesti pajaknya selama 3 tahun. Tahun 2019 ini merupakan tahun kedua. Begini tata cara pelaporannya secara elektronik

Pelaporan dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor pajak. Dimana petugas pajak biasanya cukup sigap melayani dan dari beberapa cerita, malah dibantu dalam hal pengisiannya.

Pelaporan juga dapat dilakukan secara online melalui website DJPOnline.Pajak.Go.Id yang saya rekomendasikan karena lebih mudah. Cara pelaporan baik secara offline dan online sama saja. Tata caranya adalah sebagai berikut :

Continue reading “Step by Step : Laporan Reksa Dana dalam Amnesti Pajak secara Elektronik”
Advertisements

Legalitas, Indikasi, dan Janji Return Reksa Dana

Thinkstockphoto – Kompas Online

Investasi bodong atau dikenal dengan scam sudah ada sejak sebelum reksa dana muncul di Indonesia dan masih akan terus ada ke depannya memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat dan iming-iming tingkat keuntungan yang menggiurkan.

Tidak hanya itu, bentuk penipuannya juga akan semakin canggih dengan bentuk yang berbeda-beda. Tidak tertutup kemungkinan suatu saat bisa seolah-olah seperti reksa dana. Selain itu, harus diakui juga, tidak semua pelaku industri reksa dana menjalankan usahanya sesuai dengan peraturan yang ada.

Bisa saja produk yang ditawarkan memang legal, tapi cara menawarkan dan menjelaskannya potensi keuntungan (return) menjadikan penawaran tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagaimana cara untuk mengecek legalitas reksa dana dan penawarannya sudah sesuai aturan atau tidak?

Selama ini, jika ingin mengetahui suatu produk investasi bodong atau tidak, maka masyarakat selalu disarankan untuk mengecek ke Otoritas Jasa Keuangan ( OJK). Informasi perusahaan jasa keuangan terdaftar dan diawasi OJK juga sudah kerap dicantumkan dalam materi dan situs pemasaran.

Meski demikian, pengecekan terhadap legalitas reksa dana tidak cukup hanya sekedar melihat apakah di brosur atau materi penawaran yang dikirimkan oleh agen penjual saja. Bisa saja, produk tersebut bodong tapi diberi label terdaftar sehingga kelihatan legal.

Untuk anda yang fasih dengan website, bisa mengakses situs reksadana. ojk.go.id, yang merupakan situs OJK yang berisi informasi seputar tentang Industri Pengelolaan Investasi termasuk reksa dana yang sudah terdaftar dan tidak.

Contoh tampilannya sebagai berikut

Continue reading “Legalitas, Indikasi, dan Janji Return Reksa Dana”

Strategi Investasi : Market Timing dan Diversifikasi

Dalam berinvestasi pasti akan ada risiko, namun kamu tidak perlu khawatir karena dapat kita antisipasi dengan 2 strategi yaitu Market Timing dan Diversifikasi
Bagaimana caranya dan seperti apa instrumen yang cocok
Untuk informasi lebih lanjut, mari kita simak video ini.
Jangan lupa untuk like, comment dan subscribe.
Terima kasih

Penyebutan produk investasi  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Facebook : https://www.facebook.com/rudiyanto.blog

Twitter : https://twitter.com/Rudiyanto_zh

Belajar Reksa Dana : www.ReksaDanaUntukPemula.com

Sumber Video : Channel Youtube Panin Asset Management

Sumber Data : Infovesta.com

Mengenal Cara Kerja Reksa Dana Dollar di Indonesia

Secara aturan, reksa dana diperkenankan menggunakan mata uang asing yaitu dalam bentuk USD dan Euro, namun pada prakteknya baru USD saja yang dipergunakan. Meski mata uangnya USD, tidak berarti investasi dilakukan ke luar negeri. Seperti apa cara kerja reksa dana dollar?

Jika dirunut, tidak ada aturan yang mengklasifikasikan reksa dana dalam kategori Rupiah atau US Dollar. Yang ada, adalah reksa dana, misalkan jenis reksa dana saham, menggunakan US Dollar sebagai denominasi mata uangnya. Untuk itu terdapat reksa dana saham yang mata uangnya Rp dan juga reksa dana saham yang mata uangnya USD.

Perbedaan mata uang tidak menjadikan kebijakan investasinya berbeda. Pengelolaan reksa dana, tunduk pada Peraturan Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

Mau Rp ataupun US Dollar, kebijakan investasi di luar negeri hanya maksimal 15%. Artinya jika reksa dana memiliki besaran dana kelolaan atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp 100 M, maka maksimal yang boleh diinvestasikan pada luar negeri adalah sebesar Rp 15 M saja.

Selain itu, ada ketentuan bahwa informasi dari instrumen luar negeri baik itu saham ataupun obligasi yang menjadi tujuan investasi harus dapat diakses melalui media massa atau internet. Dengan demikian, investor dapat melakukan pengecekan kinerja instrumen investasi tersebut.

Pada prakteknya kebanyakan manajer investasi reksa dana USD yang menempatkan sebagian besar atau bahkan semuanya di instrumen dalam negeri baik dalam bentuk deposito, obligasi dan saham.

Continue reading “Mengenal Cara Kerja Reksa Dana Dollar di Indonesia”

Tutorial Mengisi Informasi Reksa Dana Pada SPT Secara Elektronik

Tanggal 31 Maret 2019 adalah batas akhir penyampaian SPT 2018 bagi Wajib Pajak Perorangan. Cara paling praktis dan mudah adalah secara elektronik melalui situs DJPOnline.pajak.go.id. Petunjuk dan tata cara untuk pelaporan bisa dengan mudah ditemui di berbagai situs termasuk di website DJP Online itu sendiri. Dan fokus pembahasan kali ini adalah pada pelaporan harta Reksa Dana. Untuk video lengkapnya, silahkan di simak ya.

Step by Step : Lapor Reksa Dana dalam E-Filling SPT Elektronik

Sumber: DJPOnline

Tanggal 31 Maret 2019 adalah batas akhir penyampaian SPT 2018 bagi Wajib Pajak Perorangan. Cara yang paling praktis dan mudah adalah secara elektronik melalui situs DJPOnline.pajak.go.id.

Petunjuk dan tata cara untuk pelaporan bisa dengan mudah ditemui di berbagai situs termasuk di website DJP Online itu sendiri. Fokus pembahasan kali ini adalah pada pelaporan harta Reksa Dana.

Reksa dana adalah bukan objek pajak. Dasar peraturannya sebagai berikut

Undang-Undang perpajakan dan pasar modal yaitu Undang Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 3 Poin (i) yang bunyinya sebagai berikut : Yang dikecualikan dari objek pajak adalah sebagai berikut bagian laba yang diterima atau diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma, dan kongsi, termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektif.

Sumber : UU Tentang Pajak Penghasilan

Undang Undang Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal Pasal 18 yang berbunyi : Reksa Dana dapat berbentuk :
a. Perseroan; atau
b. kontrak investasi kolektif.

Sumber: UU Pasar Modal

Pada dasarnya semua reksa dana yang ada saat ini berbentuk Kontrak Investasi Kolektif sehingga memenuhi syarat untuk dikecualikan dari Objek Pajak sesuai UU Nomor 36 Tahun 2008.

Langkah-langkah pelaporannya sebagai berikut :

Continue reading “Step by Step : Lapor Reksa Dana dalam E-Filling SPT Elektronik”