Apakah IPO Anak Perusahaan Berdampak Positif Terhadap Harga Saham Perusahaan Induknya ?

Tahun 2021 ini memang ramai sekali dengan IPO dan aksi korporasi. Dari situs E-IPO, total ada 33 yg IPO sampai dengan akhir tahun. Bahkan di Desember sendiri saja ada 13 emiten.

Dari sekian banyak, ada 2 yg merupakan anak perusahaan dari induk yg sudah tbk, yaitu MTEL (anak perusahaan TLKM) dan ADMR (anak perusahaan ADRO)

MTEL sudah IPO di bulan November lalu dgn nilai Rp 18,3 T termasuk jumbo di Indonesia. Paska IPO, harganya kisaran 750-800, stabil2 saja Malahan induknya yaitu TLKM selaku pemilik mayoritas 71%, harganya kembali ke level 4000an setelah sekian lama di bawah

Image
Image

Tidak jelas, apakah kenaikan harga saham TLKM ini.
Apakah karena laporan keuangan bagus? MTEL dilepas pada harga premium ?? atau kombinasi keduanya ???

Image

Laporan keuangan TLKM memang tokcer tahun ini. Per Sept 2021, laba bersih TLKM mencapai Rp 18 T, tertinggi urutan ke 4 setelah BBCA, BBRI dan BMRI Yg jelas, IPO MTEL menguntungkan Induknya TLKM karena dilepas pada valuasi yang tinggi dibandingkan rata-rata industrinya.

Bagaimana dengan ADRO Mineral (ADMR) ?

Fyi, setelah IPO, kepemilikan ADRO 68.5%.
Apakah akan menguntungkan ADRO? Entahlah. Belum IPO saja, harga ADRO juga balik ke level 2000an setelah sekian lama di bawah

Image

Apakah ADMR dilepas pada harga premium? Sampai sekarang belum ada media yang membahas valuasi tersebut.

Kalau dihitung secara sederhana :
Laba bersih Aug 2021 USD 45 juta bagi 8 kali 12 USD 67.5 juta x 14.250 Rp 961.8 M (Earning)
Total saham beredar asumsi oversubsribe 40.928.688.000
Market Caps pada Harga 100 = Rp 4.01 T PER 4.2x (Rp 4.01 T / Rp 961 M)
Market Caps pada Harga 125 = Rp 5.11 T PER 5.3x (Rp 5.11 T / Rp 961 M)
Price Earning Ratio dihitung dengan membagi Market Caps (Price) dengan Laba Bersih setahun (Earning).

Rasio PER di bawah 10x memang rendah, tapi perlu diperhatikan tahun-tahun sebelumnya perusahaan masih merugi. Baru berbalik menjadi untung tahun ini berkat kenaikan harga batu bara.

Data-data terkait ADMR dari Prospektus Ringkas sebagai berikut

Image

Bagaimana dengan rasio hutang yg tinggi?

Total liabilitas USD 761 juta, dibandingkan dengan total aset yang USD 811 juta, perusahaan ini memang besar sekali rasio hutangnya. Namun jika melihat lebih detail, sebagian besar merupakan pinjaman dari induknya USD 669 juta yaitu ADRO dan Alam Tri Abadi.

Jatuh tempo pinjaman di atas 5 tahun dan bunganya juga normal. Dari rencana penggunaan dana, sekitar 40% dari hasil IPO untuk bayar pinjaman ke induk

Jadi, apakah IPO ADMR akan menguntungkan induknya ADRO ? Masih butuh studi kasus yang lebih banyak untuk membuktikan teori ini.

Sebab penyebab harga saham naik turun amat banyak, dalam kasus ADRO dan ADMR, harga batu bara juga berpengaruh. Jika harga batu bara dan kebutuhannya tetap tinggi, laporan keuangan perusahaan juga akan sangat baik di masa-masa mendatang dan sebaliknya.

Di masa depan, jika ternyata terbukti secara konsisten IPO dari anak perusahaan menguntungkan perusahaan induknya, maka bisa menjadi referensi yang menarik bagi investor pasar modal.

Jadi ketika ada perusahaan yang IPO, dan diketahui induk perusahaan tersebut adalah perusahaan yang sudah Tbk juga, maka ada kemungkinan investor bisa mempertimbangkan saham perusahaan induknya juga.

Tulisan ini tidak bermaksud untuk memberikan rekomendasi Buy, Sell, atau Hold untuk saham tertentu dan merupakan pendapat pribadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s