
Pertumbuhan GDP Vietnam sangat luar biasa 5 tahun terakhir.
2021 +2.25%
2022 +8.12%
2023 +5.05%
2024 +7.09%
2025 +8.02%
Pasar modalnya juga digadang-gadang akan promosi dari MSCI Frontier ke Emerging Market.
Apakah bobot Indonesia akan turun?
Studi kasus Argentina dan Saudi Arabia
Kemajuan ekonomi Vietnam amat luar biasa. Karena berbatasan langsung China dan punya hubungan baik dengan US, banyak pabrik China yang pindah ke sana. Pemerintahan yang memberikan karpet merah bagi investor, kualitas tenaga kerja juga hanya di bawah Singapore berdasarkan PISA.

Dari sisi pariwisata, Vietnam juga berhasil masuk di peringkat ketiga terbesar di ASEAN. Buat yang doyan durian, ternyata ekspor durian Vietnam sudah mengalahkan Malaysia yang terkenal dengan Musang King-nya. Ekspor durian Vietnam hanya kalah dengan Monthong Thailand.

Begitu banyak kemajuan luar biasa, pasar modalnya juga sudah resmi dipromosikan dari Frontier ke Secondary Emerging Market oleh FTSE. Tapi MSCI sendiri, status Vietnam masih Frontier. MSCI dan FTSE seperti Indomaret dan Alfamart, kalau yang satu sudah, biasanya satu lagi nyusul.
Review untuk menentukan suatu negara masuk kategori Stand Alone, Frontier, Emerging, atau Develop Market oleh MSCI berbeda dengan review saham keluar masuk indeks. Yang akan terjadi 12 Mei 2026 ini adalah Index Review, hanya menentukan saham masuk keluar dan bobot per sahamnya.
Index Review dilakukan tiap 3 bulan sekali dengan Mei dan November sebagai “review besar” – Semi Annual Index Review (SAIR) dan Februari – Agustus sebagai “review kecil” – Quarterly Index Review (QIR). Sementara penentuan status negara tiap Juni – Market Accessibility Review.
Saya sempat lihat berita yang mengatakan review Indonesia ditunda ke Juni, sepertinya itu kurang tepat dalam memahami pengumuman MSCI. Yang benar Mei tetap jalan indeks review dengan beberapa catatan, sementara penentuan status negara itu pada Juni. Jadi tidak ada penundaan.
Apakah yang akan terjadi jika Vietnam dipromosikan dari Frontier ke Emerging Market pada Juni 2026 ini?
Apakah akan serta merta masuk mengambil jatah negara emerging market lainnya termasuk Indonesia?
Berkaca dari pengalaman Argentina dan Saudi Arabia, kelihatannya tidak.
Argentina adalah negara yang bolak balik promosi dan demosi dalam MSCI. Pada Juni 2018, Argentina promosi dari Frontier Market ke Emerging Market. Pada waktu yang sama, Saudi Arabia juga pertama kali masuk dalam MSCI Emerging Market. Kemudian Kuwait dalam masa konsultasi.

Tapi secara index review baru dilakukan pada SAIR Mei 2019. Jadi meski promosi Juni 2018, saham-sahamnya baru masuk MSCI Emerging 1 tahun kemudian. Untuk Arab Saudi masuk dengan bobot 1/2 dulu dan mendapatkan bobot 1.42%. Sisanya baru akan dilakukan pada QIR Agustus 2019 atau 3 bulan setelahnya. Sementara ada 8 saham Argentina langsung masuk sekaligus dengan bobot 0.26%. Ada kemungkinan karena bobot yang besar, untuk Arab Saudi dipisah jadi 2 batch.

Pada 2019-2020 kondisi Argentina memburuk dan pemerintah gagal bayar dan memberlakukan kontrol capital yang ketat. Kontrol capital, artinya tidak bebas tukar dan kirim uang USD –> big no no untuk MSCI. Akibatnya demosi dari Emerging langsung ke Stand Alone pada Juni 2021. Capital Control telah dilakukan sejak 2019 tanpa kejelasan kapan berakhir, artinya tidak serta merta ada capital control langsung di downgrade. Ada juga konsultasi apakah Pakistan mau diturunkan dari Emerging ke Frontier atau tidak.

Waktu jadi stand alone, saham-saham Argentina baru resmi dikeluarkan dari MSCI Index Review pada SAIR November 2021 atau 5 bulan setelahnya. Tidak menunggu 1 tahun seperti waktu masuk. Kemungkinan karena pembatasan capital dan bobotnya yang relatif kecil sehingga bisa langsung.

Dalam hal jika pada Juni 2026 ini Vietnam masuk ke Emerging Market, maka baru negaranya belum sahamnya. Berkaca pada pengalaman Argentina dan Saudi Arabia, mereka masuk klasifikasi Emerging Market menurut MSCI pada Juni 2018, tapi sahamnya baru dibeli pada SAIR Mei 2019. Untuk Vietnam rasanya akan sama, kalaupun dipercepat misalkan masuk di Juni 2016, kemungkinan sahamnya masuk di SAIR November 2026. Sebab tambahan negara baru termasuk review Major sehingga akan terjadi di SAIR bukan QIR.
Apakah masuknya saham Vietnam dalam MSCI Emerging Market akan mengambil jatah bobot Indonesia?
Ya kalau dia masuk, tidak hanya bobot saham Indonesia, tapi juga semua yang ada di Emerging Market. Jika belum, karena paling cepat juga November 2026 atau Mei 2027, untuk saat ini masih belum ada dampak. Jika bobotnya relatif besar, bisa saja dipisah jadi 2 batch seperti Saudi Arabia. Untuk hitung-hitungannya akan dibahas pada kesempatan lain.
Banyak yang bertanya apakah Indonesia bisa turun ke Frontier?
Kalaupun turun (meskipun kemungkinan kecil sekali), maka berkaca pada pola-pola press release sebelumnya, itu proses yang bisa 1-2 tahun. Contoh Pakistan yang dalam konsultasi Juni 2021 “berpotensi” diturunkan ke Frontier, sampai sekarang masih tetap di emerging market.
Pada Market Accessibility Review Juni 2025 MSCI, ada under review Bulgaria, yang kemungkinan mau dipromosikan dari Stand Alone ke Frontier. Jadi amit-amit JIKA sampai Indonesia mau diturunkan ke Frontier, maka di Juni 2026 ini kemungkinan keluarnya “under review” baru turunnya di 2027. Selama periode ini, regulator bisa melakukan upaya-upaya untuk memenuhi aspek yang kurang.

Menurut saya, data publikasi 1% yang terbaru dengan 39 klasifikasi sudah sangat baik. Bahkan di RTI sudah ada kategori seperti di bawah. Ini bentuk paling ideal karena ada Pengendali, Afiliasi Pengendali, Saham Treasuri, dalam lock up (jaminan), Venture Capital / Private Equity, Disita, dan publik. Data per Maret 2026 memang masih belum sempurna terlihat ada yang masih 0, tapi April 2026 seharusnya akan lebih baik. Dengan format seperti ini, tipe investor Corporate = Non Free Float tidak menjadi persoalan, karena fokus pada pihak yang memang punya kontrol / afiliasi saja.

Bagaimana dengan regulasi windfall commodities tax yang memukul harga saham komoditas? apakah akan mempengaruhi keputusan MSCI?
Rasanya juga tidak, sebab itu lebih ke risiko pasar. Yang diperhatikan MSCI lebih ke struktur pasar dan apakah ada pembatasan transfer USD atau tidak.
Semoga Mei 2026 nanti tidak ada yang keluar atau downgrade dari MSCI Standard ataupun MSCI Small.
Semoga kinerja pemerintahan baik, sehingga lebih banyak story positif.
Semoga yang menjabat, memberikan contoh yang baik bagi masyarakatnya.
Semoga hari anda menyenangkan.

Tinggalkan komentar