Mengapa AMMN dan TPIA Ikut Dikeluarkan Dari MSCI Standard?

Pada review MSCI Mei 2026 lalu, ada 6 saham yang dikeluarkan dari MSCI Standard. DSSA dan BREN karena kategori HSC. CUAN dan AMRT kemungkinan karena market size (Full dan Free Float Market Caps) di bawah ketentuan.
Pertanyaannya, mengapa AMMN dan TPIA juga ikut dikeluarkan?

Pada konten lalu, sudah dibahas asumsi cut off yaitu Full Market Caps (Full MC) dan Free Float Market Caps (Free Float MC) Mei 2026 ini sebesar Rp 65 T dan Rp 32.5 T.
Apakah untuk AMMN dan TPIA pernah di bawah angka tersebut untuk April 2026?

Data 10 hari kerja terakhir sebagai berikut :

Data 10 hari kerja terakhir sebagai berikut

Alasan digunakan 10 hari kerja adalah karena MSCI tidak...


Alasan digunakan 10 hari kerja adalah karena MSCI tidak menentukan tanggal berapa data diambil seperti halnya FTSE, tapi menggunakan “any” 10 hari kerja terakhir. Dalam 10 hari kerja terakhir, tetap memenuhi ketentuan Market Size.

Untuk AMMN, data kepemilkan saham >1% sebagai berikut :

Untuk AMMN, data kepemilkan saham >1% sebagai berikut

Dari semua nama yang keluar, merupakan tip...


Dari semua nama yang keluar, merupakan tipe Corporate dan Private Equity yang dianggap non Free Float menurut MSCI dan FTSE. Untuk itu Free Float adalah 100% – 88.86% = 11.14%. Mengikuti ketentuan pembulatan menjadi 11%.

Kemudian MSCI juga punya aturan tambahan khusus untuk saham dengan Free Float <15% yaitu harus minimal 1.8x dari ketentuan. Dengan 2 tambahan peraturan tersebut, dalam 10 hari kerja terakhir Free Float MC dari AMMN di bawah ketentuan.

Kemudian MSCI juga punya aturan tambahan khusus untuk saham dengan Free Float <15% yaitu harus mi...

Bagaimana dengan TPIA?
Jika data 1% dibuka dan seluruh pihak diasumsikan tidak masu kategori, maka Free Float tersisa adalah 100% – 90.85% = 9.15%. Lebih kecil dari data free float publik 10.66%. Sesuai ketentuan pembulatan, menjadi 9%.

Bagaimana dengan TPIA?

Jika data 1% dibuka dan seluruh pihak diasumsikan tidak masu kategori, maka...

Karena di bawah 15%, ketentuan yang berlaku untuk AMMN dan TPIA sama sehingga untuk Free Float Market Caps juga di bawah cut off. Berikut ini Full MC dan Free Float MC TPIA selama 10 hari kerja terakhir di April 2026 :

Karena di bawah 15%, ketentuan yang berlaku untuk AMMN dan TPIA sama sehingga untuk Free Float Marke...

Jadi Market Size untuk inclusion dan exclusion dari MSCI tidak hanya mengandalkan 1 cut off angka tertentu, tapi juga kombinasi dengan penyesuaian-penyesuaian apabila angka free float di bawah ketentuan. Kemudian ada juga faktor buffer, liquidity, FOT, Extreme Return dan sebagainya.

Penyesuaian terhadap portofolio biasanya akan dilakukan hingga H-1 tanggal efektif yang jatuh pada 1 Juni 2026. Apa yang terjadi apabila penjualan masih belum selesai mengingat kita libur Rabu dan Kamis kemudian sambung Senin minggu depan, sehingga 29 Mei ini tanggal kejepit?

Jika kondisi ini terjadi, maka puncak penjualan kemungkinan terjadi di Selasa 26 Mei 2026. Tapi bukan tidak mungkin net sell berlanjut setelah 1 Juni. Jika dilakukan setelah 1 Juni, maka kinerja reksa dana indeks / ETF akan berbeda dengan acuan sehingga tracking error besar.

Tapi mengingat bobot Indonesia di MSCI Emerging Market bahkan kurang dari 1%, rasanya jika beda sekalipun juga tidak akan besar-besar amat. Jadi sebaiknya tidak beranggapan net sell akibat MSCI cuma sampai akhir Mei ini, bisa berlanjut ke minggu pertama Juni.

Have a nice day

Rudiyanto

Tinggalkan komentar

  1. avatar practicallyface67b73b3ab2
  2. avatar Rudiyanto
  3. avatar practicallyface67b73b3ab2
  4. avatar Rudiyanto
  5. avatar bayu