Review GDX & GDXJ September 2026 : Ada Kandidat Baru dari Indonesia?

Dari 3 global index provider – MSCI, FTSE, dan MarketVector (GDX & GDXJ), hanya MarketVector yang tidak menerapkan freeze untuk Indonesia.
Pada review September 2026 ini, apakah ada kandidat baru saham Indonesia yang berpeluang masuk ke GDX atau GDXJ?

Berikut hitung-hitungannya..

GDX (Global Gold Miner Index) dan GDXJ (Global Gold Miner Junior Index) adalah indeks tematik yg melacak kinerja perusahaan tambang emas/perak. Kalau GDX itu lebih ke Large Caps, sementara GDXJ fokus ke small caps. Tapi prakteknya ada saham yg bisa muncul sekaligus GDX dan GDXJ.

Ketentuan Pure Play
Perusahaan hanya dapat masuk indeks jika minimal 50% pendapatan atau sumber daya mineralnya terkait emas/perak. Untuk anggota lama, batasnya lebih longgar yaitu 25%. Jadi ada juga perusahaan yang meski kontribusi pendapatan emas bukan yang utama, tetap masuk.

Ketentuan Free Float, Market Caps, dan Likuiditas

Saham Baru
Free Float minimal 10%.
Full Market Caps > USD 150 juta ~ Rp 2.7 T.
Rata-rata transaksi harian minimal USD 1 juta per hari selama 3 bulan ~ Rp 18 M.
Volume transaksi saham minimal 250rb per bulan selama 6 bulan.

Saham Anggota Lama
Free float minimal 5%.
Full Market Caps > USD 75 juta ~ Rp 1.35 T.
Rata-rata nilai transaksi harian 3 bulan minimal US$0,20 juta ~ Rp 3.6 M, pada setidaknya 2 dari 3 kuartal terakhir.
Dan minimal salah satu:
– Rata-rata nilai transaksi harian 3 bulan ≥ US$0,60 juta, atau
– Minimal 0,20 juta saham diperdagangkan per bulan selama 6 bulan terakhir.
Super longgar dibandingkan MSCI dan FTSE.

Seleksi Saham Baru: GDX
Ini agak teknis.
1. Sort berdasarkan Free float Market Caps.
2. Top 85% dari free float Market Caps masuk GDX.
3. Anggota lama tetap anggota GDX selama dalam kisaran 85 – 98%.
4 dan 5 lebih ke minimum anggota, jika kurang dari 25 maka Market Vector dapat menambah anggota baru sampai tercapai angka tersebut.

Seleksi Saham Baru: GDX

Ini agak teknis
1. Sort berdasarkan Free float Market Caps
2. Top 85% dari...

Untuk review September 2026, penentuan anggota baru menggunakan data Akhir Agustus 2026.

Asumsi :
– Tidak ada member baru.
– Hanya menggunakan universe dari GDX dan GDXJ yang lama.
– Coverage dihitung dengan Free Float Market Caps dan Kurs 31 Agustus 2026.
– Membership adalah status keanggotaan saat ini, Double artinya anggota GDX dan GDXJ sekaligus.

Berdasarkan coverage top 85%, tidak ada member baru saham Indonesia di GDX. Kalaupun ada saham baru, maka kemungkinan bukan saham Indonesia. Semua saham masuk, sudah merupakan member GDX atau GDX dan GDXJ sekaligus. Promosi baru terjadi apabila saham tersebut sebelumnya merupakan member GDXJ, kemudian masuk dalam top 85% ini.

Untuk review September 2026, penentuan anggota baru menggunakan data Akhir Agustus 2026

Asumsi :
-...

Status member GDX Lama
Berdasarkan ketentuan, anggota GDX lama masih tetap akan bertahan di GDX walaupun di bawah top 85%. Syaratnya di coverage Free Float Market Caps antara 85 – 98%. Saham member GDX di Indonesia saat ini ada AMMN dan BRMS. BRMS bahkan 2 member sekaligus, GDX dan GDXJ. Kedua saham ini di coverage 87% dan 91% masih dalam range 85 – 98%, sehingga keduanya akan TETAP bertahan di GDX. EMAS (Merdeka Gold) anggota GDXJ, saat ini di coverage 92%, belum sampai 85% sehingga belum bisa masuk di GDX.

Status member GDX Lama
Berdasarkan ketentuan, anggota GDX lama masih tetap akan bertahan di GDX wala...

Saham keluar dari GDX
Yang keluar adalah member GDX dengan coverage di atas 98%. Kebetulan yang di atas 98% memang tidak ada member GDX, tapi semuanya GDXJ. Termasuk di dalamnya ada ARCI dan PSAB yang sudah anggota GDXJ cukup lama.

Saham keluar dari GDX
Yang keluar adalah member GDX dengan coverage di atas 98%

Kebetulan yang di a...

Seleksi Saham Baru : GDXJ
Berbeda dengan GDX yang review tiap kuartal, GDXJ hanya review di Maret dan September. Jadi anggota baru, jika ada, akan masuk di September ini. Caranya juga berbeda, yang digunakan Full Market Caps, bukan Free Float Market Caps
Secara teknis.
1. Sort berdasarkan full market caps.
2. Top 60% dikeluarkan, sesuai namanya ini Junior, jadi top 60% dianggap Large Caps. Yang masuk adalah coverage 60 – 98%, member lama 55 – 99% masih boleh.
3. dan 4. lebih ke minimum anggota harus 25.

Seleksi Saham Baru : GDXJ
Berbeda dengan GDX yang review tiap kuartal, GDXJ hanya review di Maret da...

Untuk perhitungan GDXJ, asumsinya sama seperti GDX.
– Tidak ada universe baru
– Harga dan kurs akhir Agustus 2026
– Coverage dihitung dari Full Market Caps 31 Agustus 26
– Membership adalah status keanggotaan saat ini, Double artinya anggota GDX dan GDXJ sekaligus.

Berikut data top 60% berdasarkan Full Mcaps.

Untuk perhitunga GDXJ, asumsinya sama seperti GDX
- Tidak ada universe baru
- Harga dan kurs akhir A...


Tidak ada member GDXJ disini, artinya tidak ada yang dikeluarkan dari GDXJ karena masuk ke coverage kurang dari 55%. Semua yang masuk top 60% adalah memang member GDX.

Member Baru GDXJ
Yang bisa masuk dalam GDXJ adalah member GDX yang masuk di kisaran 60 – 98%. Karena cukup banyak dipecah jadi 2. Kebetulan dari semua list universe yang ada, hanya ada 1 saham member GDX yaitu AMMN coverage 65.08%, masuk dalam range 60 – 98%. Untuk itu, AMMN punya peluang cukup besar untuk masuk ke GDXJ. Dan jika terjadi, maka statusnya akan Double, dimana menjadi anggota GDX dan GDXJ sekaligus.

Member Baru GDXJ
Yang bisa masuk dalam GDXJ adalah member GDX yang masuk di kisaran 60 - 98%

Karena...

Member Keluar Dari GDXJ
Anggota lama yang di atas 98% tapi masih dalam batasan 99%, masih akan bertahan jadi anggota. PSAB sudah di perbatasan karena 98.97%. Apabila ada universe saham baru yang masuk selain yang sudah ada, ada kemungkinan dia bisa di atas 99% sehingga keluar dari GDXJ bersama dengan saham2 lainnya yang di coverage 99 – 100%. Secara Free Float, PSAB ini cuma 7.5% tapi tetap bisa masuk waktu ketentuan maksimal 10%. Untuk anggota lama memang minimal 5%, tapi begitu ada universe baru sehingga coverage dihitung ulang, kemungkinan bertahan relatif kecil.

Member Keluar Dari GDXJ
Anggota lama yang di atas 98% tapi masih dalam batasan 99%, masih akan berta...

Disclaimer
1. Hitungan dan pemahaman saya terhadap cara kerja GDX dan GDXJ bisa salah.
2. Saham masuk atau keluar sebagai anggota indeks, belum tentu sejalan dengan pergerakan harga sahamnya.
3. Investasi saham high risk high return.
4. BUKAN REKOMENDASI BUY SELL HOLD.

Have a nice day

Rudiyanto

Tinggalkan komentar

  1. avatar practicallyface67b73b3ab2
  2. avatar Rudiyanto
  3. avatar practicallyface67b73b3ab2
  4. avatar Rudiyanto
  5. avatar bayu