Feedback: Berapakah Level Entry IHSG yang anda Tunggu?

Apa kabar para pembaca yang terhormat.

Kali ini saya ingin mengangkat satu lagi topik dimana saya membutuhkan masukan dari anda semua.

Seperti yang kita ketahui, beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 23 Mei 2013, terjadi penurunan yang cukup signifikan di IHSG. Dipicu oleh isu akan berhentinya program Quantitave Easing oleh Fed, data ekonomi China yang kurang bagus dan menguatnya Yen (dimana bertentangan dengan program Abenomics yang bertujuan membuat yen selemah-lemahnya) dan mungkin saja memang sengaja dibuat2 agar ada kesempatan untuk melakukan profit taking dan beli di harga yang lebih rendah.

Nah, Feedback yang saya inginkan dari teman2 pembaca disini adalah sebagai berikut, dengan kondisi IHSG yang satu hari turun, dua hari naik, atau 2 hari turun dan 3 hari naik sehingga terus menerus mencetak level record baru, untuk anda yang dari kemarin ragu-ragu untuk berinvestasi dan kemudian merasa sudah terlambat, berapakah sebenarnya level IHSG yang anda tunggu untuk segera berinvestasi lagi, di reksa dana saham khususnya?

  • IHSG 5100
  • IHSG 5000
  • IHSG 4800
  • Lebih rendah dari 4800
  • Tidak terlalu perduli berapa IHSGnya, yang penting investasi jangka panjang

Silakan sampaikan pendapat anda. Saya tunggu ya, terima kasih.

Advertisements

24 thoughts on “Feedback: Berapakah Level Entry IHSG yang anda Tunggu?

  1. Dear Bpk.Rudiyanto
    Saya baru terbuka dalam dunia investasi reksadana saham setelah saya sering membaca tulisan bapa dan sudah menjalani setahun yang lalu.Terima kasih bapak Rudi yang bersedia meluangkan waktu dan berbagi ilmunya, semoga bapak sehat selalu. Dari pengalaman yang saya jalanin karna saya untuk jangka panjang saya tidak peduli berapa IHSG, yang penting tiap bulan saya invest dan apabila terjadi koreksi IHSG berdasarkan PER LQ-45 dan moving average saya tambahkan lagi investnya. Hasilnya sekarang ini sudah diatas target, malah keuntungannya sudah saya ambil pak Rudi buat beli motor baru (ngerasain untung pertama kali dlu pak)…he.he..
    Maaf pak Rudi dengan bahasa saya klo tidak di mengerti, maklum dunia baru bagi saya.

    Like

  2. RDS untuk long term-jadi teorinya pilihan terakhir:
    (Tidak terlalu perduli berapa IHSGnya, yang penting investasi jangka panjang.)

    Like

  3. Sama-lah. Untuk long-term, bukan nunggu IHSG-nya, tapi nunggu dana yang mau diinvestasikan ke IHSG 🙂 Maklumlah, mendekati pergantian kalender sekolah anak2, jumlah investasinya menurun hehehe….

    Like

  4. pak rudi,
    terima kasih atas informasi melalui tulisan-tulisan bapak, jadi bertambah banyak pemahaman saya mengenai reksadana dan IHSG, kemaren-kemaren nunggu angka merah ketika mau top up,….tapi sekarang gak peduli itu, asal ada duit nganggur ya dipakai top up

    Like

  5. Teguh Wijayanto :
    Terima Kasih Pak Rudi untuk semua artikelnya yang menarik…
    Saya ada pertanyaan Pak,
    Benarkah berinvestasi pada beberapa produk reksadana ( tidak hanya satu / dua produk saja ) akan memberikan return yg lebih optimal ?
    Jika ya, bagaimana memilah, memilih, & menentukan reksadana mana saja yang harus dibeli & berapa porsinya untuk menyusun portofolio agar returnnya optimal…?
    Bagaimana menurut pendapat Bapak ?
    Terima Kasih Pak Rudi..

    Teguh Wijayanto :
    Terima Kasih Pak Rudi untuk semua artikelnya yang menarik…
    Saya ada pertanyaan Pak,
    Benarkah berinvestasi pada beberapa produk reksadana ( tidak hanya satu / dua produk saja ) akan memberikan return yg lebih optimal ?
    Jika ya, bagaimana memilah, memilih, & menentukan reksadana mana saja yang harus dibeli & berapa porsinya untuk menyusun portofolio agar returnnya optimal…?
    Bagaimana menurut pendapat Bapak ?
    Terima Kasih Pak Rudi..

    Teguh Wijayanto :
    Terima Kasih Pak Rudi untuk semua artikelnya yang menarik…
    Saya ada pertanyaan Pak,
    Benarkah berinvestasi pada beberapa produk reksadana ( tidak hanya satu / dua produk saja ) akan memberikan return yg lebih optimal ?
    Jika ya, bagaimana memilah, memilih & reksadana mana saja yang harus dibeli & berapa porsinya untuk menyusun portofolio agar returnnya optimal…?
    Bagaimana menurut pendapat Bapak ?
    Terima Kasih Pak Rudi..

    Like

  6. ya mau pas lagi koreksi seperti tanggal 23 May, sayangnya lagi sibuk tidak sempat sunscribe , kalau kita tahu pengerak utama RDS adalah IHSG dan dan pembelian RDS bisa online ya paling baik belinya ketika koreksi tajam, so sering sering aja ada issue ngeative 🙂

    Like

  7. @Teguh Wijayanto
    Salam Pak Teguh,

    Terkait pertanyaan anda,
    1. Boleh tahu definisi optimal itu apa ya? Apakah yang satu untung, satu lagi rugi. Atau yang satu untung 100, satunya lagi untung 120?
    2. Bisa dibagi berdasarkan tujuan investasi. Sebagai referensi bisa anda baca di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/05/07/seni-menyusun-tujuan-investasi-dengan-prinsip-smart/

    Mohon bantuannya juga, jika ada pertanyaan yang diluar topik atau anda tidak mendapatkan artikel yang cocok untuk pertanyaan tersebut bisa ditanyakan di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/forum-diskusi/
    Untuk artikel terdahulu, bisa anda coba dari di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/arsip-artikel/

    Semoga bermanfaat. Terima kasih.

    Like

  8. Kalo menurut saya sih ga perlu peduli berapa nilai IHSG skarang ini … bisa jadi harga tinggi skarang adalah harga rendah di tahun2 mendatang … yg penting apakah kita yakin akan masa depan indonesia … kalo kita yakin indonesia makin OK di tahun2 mendatang justru ketika IHSG koreksi kita inves reksadana lebih besar …

    Market timing susah , kalo tungguin harga bottom nya bisa2 ga pernah inves nanti nya…

    Tapi karna saya setengah yakin dan setengah ga yakin dgn masa depan indonesia makanya saya selain RDS juga diversifikasi ke LM Emas dan emerging countries fund …

    Like

  9. Salam pak rudi
    terima kasih atas artikel-artikel pak rudi lewat blog ini, saya banyak belajar dari blog pak rudi mengenai reksadana saham sekitar 2 bulan yang lalu, kemudian tgl 20 mei 2013 kemarin karena tertariknya sama blognya pak rudi serta kinerja dari Reksadana panin yang juga saya dapatkan dari websitenya panin serta infoviesta dan kontan sebagai pembanding tentunya, tanpa ragu ikut rd panin dana prima meskipun setelah daftar kemudian ihsg lebih sering terjun sehingga semua reksadana saham juga lebih sering kena kartu merah tentunya , tapi dengan membaca bloknya pak rudi serta historis di masa lalu tentunya saya tetep optimis untuk jangka panjang pasti akan ada pertumbuhan signifikan, karena panin juga telah membuktikanya di masa lalu, yang menjadi keinginan saya pak rudi mengenai kegiatan talk show ataupun acara-acara panin asset management lainya di semarang kok kayaknya nggak pernah ya pak soalnya walaupun saya bisa belajar melalui blognya pak rudi tapi tetep saya pengen belajar lebih mendalam dan langsung bisa ketemu dengan sumbernya, terima kasih pak rudi

    Like

  10. @samhudi
    Yth Samhudi,

    Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Acara Panin Asset Management tentang Sekolah Pasar Modal Syariah hasil kerjasama dengan Panin Sekuritas, Bursa Efek Indonesia dan Masyarakat Ekonomi Syariah akan diselenggarakan juga di Semarang di bulan Oktober nanti. http://www.panin-am.co.id/ViewNews.aspx?id=222

    Berhubung masih lama, maka pengumumannya belum dipasang. Nanti kalau sudah ada pengumuman anda bisa langsung mendaftar pak.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  11. Salam Pak Rudi,

    Setelah sering membaca artikel2 Bapak, saya semakin tertarik untuk belajar berinvestasi. Awal tahun ini adalah permulaan saya berinvestasi (PDM dan PDP), meskipun dengan skala kecil. Apakah seminar atau roadshow hanya untuk kota besar saja Pak?

    Like

  12. @Nunung
    Salam Nunung,

    Panin Asset Management memang ada rencana roadshow ke 12 kota di Indonesia. Untuk bulan Juni ini, seperti informasi adalah Balikpapan, Bandung, Bali dan Pontianak. Sisanya masih 8 kota akan diumumkan menjelang acara. Kamu bisa mengecek di website panin-am.co.id ataupun blog ini untuk informasi kota lainnya.

    Mengenai tempat, karena ini merupakan acara kerjasama, maka kami mengikuti MES. Jika anda bisa meminta komunitas di tempat anda atau jika cabang Masyarakat Ekonomi Syariah di kota tersebut untuk meminta dimasukkan kota anda, akan bisa kami pertimbangkan.

    Demikian, semoga bermanfaat.

    Like

  13. bener pak rudi. kalo melihat IHSG yg sudah 5000 kadang terpikir “apakah kita sudah ketinggalan momentum utk invest saham/ reksadana saham “? kalo kita masuk sekarang..apakah kita bisa menikmati IHSG 10 ribu..atau jangan jangan IHSG malah turun jadi 1000. utk itu tentunya kita harus kembali lagi ke arti dari IHSG itu sendiri. IHSG itu mencerminkan apa sih..kenapa bisa naik dari 1000 ke 5000..kapan bisa naik lagi ke 10000.

    Like

  14. @dudi
    Dear Dudi,

    IHSG itu singkatannya Indeks Harga Saham Gabungan. Artinya gabungan dari semua saham yang ada di Indonesia kemudian dihitung indeksnya. Secara teori, harga saham merupakan cerminan dari nilai pasar suatu perusahaan. Misalnya ketika perusahaan tersebut mampu menghasilkan keuntungan 1 juta per tahun, perusahaan tersebut dihargai (harga pasar) Rp 10 juta, ketika keuntungannya naik menjadi Rp 10 juta, maka harga pasar perusahaan jadi 100 juta. Ketika keuntungan perusahaan turun jadi Rp 500rb, harganya bisa jadi tinggal Rp 5 juta.

    Jadi kenapa IHSG bisa naik, itu karena harga saham naik. Kenapa harga saham naik, itu karena keuntungan perusahaan naik. Apakah keuntungan perusahaan akan naik selamanya? bisa jadi, bisa juga tidak. Apakah kalau keuntungan naik, maka harga perusahaan juga naik? belum tentu juga. Sebab harga perusahaan terkadang ditentukan fundamental, tapi juga ditentukan teknikal (sentimen) para investornya. Akan tetapi jika anda berorientasi nilai, maka harga perusahaan akan mencerminkan kemampuannya menghasilkan laba.

    Kalau untuk kapan, bukankah sudah ada artikel saya yang menjelaskannya?

    Semoga bermanfaat.

    Like

  15. @Is
    Salam Is,

    Untuk Jogya, sepengatahuan saya ada acara SPMS. Silakan ikuti website Panin-AM atau blog saya untuk mengetahui jadwalnya. Dan di setiap acara, pasti selalu dibuka booth untuk pendaftaran pembelian reksa dana.

    Like

  16. @pak rudi. Pengalaman saya berinvestasi di saham selama 10 tahun, memang sangat sulit bagi kita untuk menebak pergerakan arah saham, apakah sudah di puncak atau bottom. Menurut saya tak ada gunanya untuk mengetahui pergerakan arah saham atau mempelajari keadaan makroekonomi yang selalu akan terus berubah, yang penting adalah dapat membeli saham secara berkala. Saat ini, saya hanya memiliki beberapa jenis saham saja, yang saya yakini dalam jangka panjang akan terus bertumbuh dan nilainya akan terus meningkat. Saham2 pilihan ini harus memiliki fundamental yang kuat, produk yang unggul, proses bisnis yang jelas dan mudah dimengerti dan yang paling penting harus memiliki tim manajemen yang jujur dan mementingkan kepentingan pemegang saham. Menurut saya dalam jangka panjang, saham akan tetap lebih unggul dibandingkan instrumen investasi lainnya, seperti obligasi, properti, emas atau lainnya.

    Saya juga sudah mencoba analisis teknikal, tak mendatangkan return yang besar pula, malah seringkali salah dalam mengambil keputusan. Yang terbaik menurut saya adalah analisis fundamental dan dapat memegang saham dalam jangka panjang. Perusahaan yang mampu memberikan return tinggi bagi saya adalah small-medium caps dengan coverage analis yang masih sedikit. Saya menyebutnya sebagai the hidden gem. Syarat untuk berhasil sukses di dunia saham adalah harus sabar, emotionally stable dan bisa tetap pada keyakinan atas saham2 unggulan yang telah kita pilih.

    Salam,

    Like

  17. Pak RDS,….sebaiknya tunggu harga saham 4500 – 4600 untuk beli reksadana equity….semoga akan terjadi sell on May n go away……

    Like

  18. Selamat siang Pak Rudi,

    Terima kasih atas blog Bpk, saya banyak belajar dan dapat pencerahan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan investasi dari blog ini.
    Untuk saya, tidak terlalu memperhatikan tentang level entry dari harga IHSG, karena tujuan dari investasi yang saya lakukan untuk pengembangan (buy and hold) dalam jangka waktu menengah.
    Tgl. 24 Nop. 2014 yang lalu, saya melakukan transfer subscription ke VA Panin Dana Ultima dimana tren dari IHSG sudah mulai naik dan saat itu IHSG berada pada poin 5141,76.
    Bahkan rencana saya pada tahun depan akan melakukan top-up auto debet atau secara manual.
    Btw, mohon informasinya, seandainya Bapak mempunyai jadwal untuk memberikan semacam seminar/talk show di Medan pada tahun 2015.

    Sukses selalu buat Bapak.

    Salam…

    Like

  19. @paul’s
    Siang juga Paul,

    Terima kasih atas kepercayaan menjadi nasabah Panin Asset Management.

    Semoga dengan reksa dana tersebut, tujuan keuangan anda dapat tercapai dengan reksa dana tersebut.

    Untuk acara di Medan, boleh ditanyakan langsung dengan Panin Sekuritas Cabang Medan. Sepengatuan saya mereka cukup aktif melakukan seminar di kota tersebut. Kalau misalkan ada acara, biasanya juga saya publikasikan seperti contoh yang ini http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2014/10/17/seminar-fundamental-saham-medan/

    Semoga bermanfaat.

    Like

  20. wah sayang sekali sudah lewat pak Rudi…:)
    oke, next time saya akan ikut acara2 seperti itu dan akan meminta kepada cs Panin-AM Medan untuk menginformasikan kegiatan seminar seperti itu untuk tahun 2015.

    Salam,,,,

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s