Panin Dana Maksima, Prima, Syariah Saham atau Ultima.. Pilih Mana? (Update Fasilitas Autodebet)

Reksa Dana Saham Panin AM

Apa kabar para pembaca yang terhormat? Semoga selalu berada dalam kondisi yang sehat selalu. Sebelumnya saya mohon maaf, update terhadap artikel baru agak terhambat karena ada beberapa urusan pekerjaan dan keluarga yang tidak bisa saya tinggalkan. Mudah-mudahan ke depan updatenya akan semakin cepat.

Update saya kali ini, berkaitan juga dengan rangkaian kegiatan roadshow yang saya lakukan dalam beberapa minggu terakhir. Sembari melakukan update mengenai kondisi pasar terbaru, saya juga melakukan promosi terhadap reksa dana terbaru dari Panin Asset Management yaitu Panin Dana Ultima.

Pertanyaan yang sering muncul adalah apa perbedaan atau tepatnya keunikan Panin Dana Ultima ini dibandingkan reksa dana saham yang sudah ada selama ini yaitu Panin Dana Maksima, Panin Dana Prima dan Panin Dana Syariah Saham? Apakah jika sudah memiliki reksa dana saham yang lama, reksa dana yang baru ini masih bisa dijadikan sebagai tambahan?

Saya akan mencoba menjawab semua pertanyaan tersebut dalam artikel ini, silakan terus membaca.

Latar Belakang Panin Dana Ultima

 

Pertama-tama, kita harus memahami terlebih dahulu latar belakang yang melandasi penerbitan produk ini. Ada 3 faktor utama seperti dalam grafik di bawah ini.

Latar belakan Panin Dana Ultima

Tim Riset Yang Semakin Kuat

 

Apa definisi Tim Riset yang semakin kuat” ? Sebab jika anda bertanya ke Manajer Investasi manapun baik lokal ataupun asing, saya yakin semuanya akan menjawab bahwa kegiatan pengelolaannya didukung oleh tenaga riset yang berpengalaman dan profesional. Bisa dari lama pengalaman kerjanya, credential personel yang lulusan luar negeri dan atau mendapat sertifikasi profesional seperti CFA, FRM, atau penghargaan-penghargaan yang pernah diterimanya.

Di Panin Asset Management (selanjutnya saya singkat Panin AM), definisi dari tim riset yang kuat adalah sebagai berikut

  1. Jumlah personel

Saat ini, jumlah personel tim riset dan manajer investasi termasuk bapak Winston Sual sendiri yang juga merangkap sebagai CEO berjumlah 11 orang. Sebagai gambaran, pekerjaan divisi riset di industri pengelolaan dana biasanya bisa berupa analis murni, manajer investasi murni, atau analis merangkap manajer investasi.

Para Manajer Investasi umumnya berkarir mulai dari analis. Dan analis sendiri biasanya, diasosiasikan dengan “orang-orang pintar” karena pekerjaannya setiap hari menganalisa “angka-angka” seperti laporan keuangan, perubahan harga saham dan pergerakan politik ekonomi baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan demikian, “modal” untuk membangun tim riset juga tidak kecil dari sisi pengeluaran perusahaan.

Sebab untuk membangun tim riset, tidak cukup hanya dengan memberikan remunerasi yang kompetitif tapi mereka juga harus didukung dengan infrastruktur dan sumber data yang menunjang. Mulai dari koneksi internet cepat, langganan data provider seperti bloomberg, reuters, morningstar, infovesta.com, langganan koran dan layanan riset, hingga kegiatan training untuk sertifikasi seperti CFA, FRM, dan lainnya. Beberapa tahun terakhir ini, semakin banyak vendor-vendor dari luar negeri yang datang ke perusahaan menawarkan layanan one stop service untuk kegiatan back office, analisa investasi hingga kegiatan pemasaran juga banyak yang berdatangan. Semua hal di atas jika ditotal-total, membutuhkan pengeluaran ratusan juta hingga miliaran setiap bulannya tergantung paket dan jumlah user yang diambil.

Kesimpulannya untuk bisa memiliki jumlah personel hingga 11 orang dalam 1 tim riset, yang sepengetahuan saya merupakan yang terbanyak untuk perusahaan Manajer Investasi di Indonesia, merupakan suatu keunggulan kompetitif dibandingkan perusahaan lainnya.

  1. Kebersamaan dan Pengalaman

Bagi perusahaan Manajer Investasi besar atau asing, kalau mau terus terang, merekrut 11 orang untuk menjadi tim riset dan manajer investasi sebenarnya bukan masalah “mampu atau tidak mampu” tapi “mau atau tidak mau”. Semua fasilitas yang saya sebutkan di atas, bahkan lebih mahal juga sebenarnya bukan menjadi masalah yang terlalu besar.

Namun perlu diketahui bahwa tim riset adalah orang-orang yang sangat kompetititf di bidangnya, sehingga bisa disebut “orang pintar” oleh masyarakat awam. Persoalannya, jika hanya satu “orang pintar” yang bekerja, maka penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan bisa cepat. Tapi bagaimana jika “orang pintar” tersebut sampai 11 orang?

Tentu sudah bukan cerita baru lagi, kalau di kehidupan sehari-hari banyak orang-orang yang terlalu pintar ketika duduk satu meja, masalah bukannya semakin cepat terselesaikan, malah jadi semakin ruwet. Meski demikian, hanya mengandalkan 1 atau 2 orang saja, juga tidak menjadi solusi karena jumlah saham di Indonesia semakin banyak hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 500 dengan bisnis yang semakin beraneka ragam.

Untuk mengejar target meningkatkan kapitalisasi pasar, Bursa Efek Indonesia juga semakin gencar mendorong perusahaan di Indonesia untuk menyelenggarakan IPO. Sejauh ini kampanye mereka cukup berhasil karena hampir setiap bulan saya selalu melihat ada peresmian saham baru ketika mau masuk kantor. Kebetulan kantor Panin AM berlokasi di gedung Bursa Efek Indonesia.

Kapasitas yang wajar bagi seorang riset untuk memberikan analisa yang komprehensif mungkin sekitar 20 – 30 perusahaan saja. Sementara dengan jumlah saham yang beredar tersebut, tentu menjadi semakin tidak mungkin jika hanya mengandalkan kemampuan satu-dua orang saja. Jadi banyaknya jumlah personel merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar.

Nah, yang menjadi keunggulan dari Panin AM terkait jumlah personel tim riset ini adalah kebersamaan dan pengalaman. Hampir semua personel riset memulai dari posisi analis. Dan yang menjadi manajer investasi umumnya sudah bersama-sama minimal 5-6 tahun. Bersama-sama pak Winston Sual yang juga manajer investasi untuk reksa dana Panin Dana Maksima sejak tahun 1997, mereka sudah mengalami yang namanya krisis subprime mortgage 2008, booming saham 2009 – 2010, krisis Eropa, Amerika, dan berbagai siklus ekonomi selama periode tersebut.

Hasil kerja tim ini jugalah yang mendapatkan berbagai penghargaan baik itu reksa dana terbaik, terfavorit, reksa dana bintang 5, dan segala macam penghargaan lainnya baik dari dalam ataupun luar negeri. Dengan demikian, tim riset di Panin AM bukan hanya sekumpulan “orang-orang pintar” saja akan tetapi sebuah tim yang bisa bekerjasama secara efektif yang ditempa dengan pengalaman berbagai siklus ekonomi dan mendapat berbagai penghargaan selama proses tersebut.

Pengelolaan investasi di Panin AM bukan one man show, bukan metode investasi yang sudah terprogram dengan sistematik dengan batasan yang sangat jelas, bukan juga pengelolaan yang sebagai besar pengelolaan diatur dari kantor global seperti Hong Kong, AS atau Eropa. Panin AM percaya bahwa unsur manusiawi seperti gut feeling, keberanian mengambil keputusan, pemilihan prioritas, dan pembelajaran dari pengalaman yang didukung dengan riset dan kearifan lokal amat berperan penting dalam mencapai hasil pengelolaan yang optimal.

Oleh karena itu, masing-masing Manajer Investasi mendapat kebebasan dan wewenang penuh dalam melakukan pengelolaan investasi. Saat ini, Manajer Investasi yang mengelola reksa dana Panin AM antara lain: Benjamin Siahaan (pengelola Panin Dana Utama Plus 2, Panin Dana Likuid, co manage Panin Dana USD dan Panin Dana Prioritas – spesialis Fixed Income), Daniel Hendratmo (pengelola Panin Dana Unggulan, co manage Panin Dana USD), David Sondakh (pengelola Panin Dana Bersama Plus), Indra Mawira (pengelola Panin Dana Syariah Saham, Panin Syariah Berimbang dan Panin Dana Ultima) dan Jimmy Hidayat, CFA (pengelola Panin Dana Prima dan co manage Panin Dana Prioritas) serta bapak Winston Sual untuk Panin Dana Maksima. Meski memiliki view yang sama terhadap situasi ekonomi dan saham pilihan, setiap orang memiliki gaya yang berbeda-beda sehingga akan terlihat dari kinerja dan volatilitas dari reksa dana yang dikelolanya.

  1. Kedalaman hasil riset

Saat ini, dana kelolaan Panin AM sudah mencapai sekitar 15 Triliun dan lebih dari 90% ditempatkan di saham. Dengan dana kelolaan sebesar ini dan didukung dengan personel riset yang banyak, perusahaan yang bisa dicover selain lebih banyak juga lebih dalam. Akses yang Panin AM peroleh bukan hanya sebatas laporan keuangan dan informasi publik saja, namun sudah jauh lebih dalam sampai kepada pertemuan dengan corporate secretary dan direksi perusahaan.

Dengan dana yang besar, tentunya dari sisi transaksi jual beli saham Panin AM juga sudah menjadi nasabah prioritas dari sekuritas asing. Informasi yang biasanya diberikan kepada nasabah asing atau nasabah institusi luar negeri yang memiliki dana besar yang mampu menggerakkan pasar, kini juga bisa diperoleh, meski belum tentu dari sisi internal memiliki pendapat yang sama.

Dengan riset yang mendalam karena dibedah dari sisi luar, internal perusahaan dan pandangan sekuritas asing, maka pemahaman terhadap perusahaan juga meningkat sehingga meningkatkan keyakinan ketika dalam melakukan pengambilan keputusan investasi. Faktor inilah, keunggulan kompetitif ketiga yang menjadi dasar mengapa tim riset disebut semakin kuat.

High Conviction dan Produk Komplementer

 

Tim riset yang kuat menjadi latar belakang utama munculnya pemikiran akan produk High Conviction (keyakinan tinggi). Dalam arti, jika memang pemahaman terhadap suatu saham sudah sedemikian dalamnya, maka mengapa tidak dibuat produk yang investasinya berfokus pada saham-saham yang dipahami tersebut?

Jadi yang dimaksud dengan produk high conviction disini adalah reksa dana saham dimana si pengelola akan berinvestasi pada saham-saham pilihan dimana dia memiliki keyakinan tinggi dan oleh karena keyakinan tersebut, maka alokasinya akan lebih fokus tanpa harus melakukan diversifikasi ke banyak saham.

Strategi pengelolaan yang fokus dalam prinsip investasi ibarat pisau bermata dua, jika saham-saham pilihannya sesuai dengan pasar, maka kenaikan harga reksa dana ini akan melebihi rata-rata reksa dana lainnya, namun jika pilihannya ternyata tidak sesuai, maka penurunannya juga akan lebih dalam dibandingkan dengan reksa dana yang lain. Dengan kata lain, lebih High Risk High Return.

Karena karakteristik itulah, Panin AM merasa bahwa produk ini bisa menjadi semacam komplementer (pelengkap) dari produk yang sudah ada selama ini. Dimana produk-produk tersebut, seperti Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima tidak memiliki karakter yang risiko dan return setinggi reksa dana saham ini. Dengan demikian, investor yang berinvestasi di reksa dana ini tentu juga harus sudah siap jika kenaikan dan penurunan harganya mungkin akan lebih tinggi dibandingkan reksa dana saham lain yang selama ini sudah ada.

 

Profil Panin Dana Ultima

 

Secara umum, profil daripada reksa dana ini adalah sebagai berikut

Kebijakan investasi

Panin Dana Ultima mempunyai target komposisi portofolio minimum 80% ( delapan puluh per seratus )   danMaksimum sebesar 100% ( seratus per seratus ) pada Efek bersifat Ekuitas di Pasar Modal Indonesia sesuaiperaturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia

Benchmark

IHSG

Strategi investasi

–          Berinvestasi pada portofolio yang terdiri kurang dari 25 perusahaan yang menjanjikan prospek return investasi maksimal dalam jangka menengah/ panjang dengan berfokus pada perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif, kualitas bisnis yang baik dan, atau memiliki turnaround story

–          Portofolio yang terkonsentrasi 10 saham terbesar memberikan kontribusi 55 – 65% dana kelolaan

Biaya transaksi

–          Untuk transaksi pembelian nominal Rp 100.000 – Rp 250.000 Maks 4%

–          Untuk transaksi pembelian nominal > Rp 250.000 Maks 2%

–          Untuk transaksi penjualan dimana kepemilikan kurang dari 6 bulan dikenakan Maks 0.5%, di atas 6 bulan bebas biaya

Bank Kustodian

Bank Central Asia (BCA)

Transaksi pembelian menggunakan Fasilitas Virtual Account BCA.

 

Penjelasan Profil Panin Dana Ultima

 

Apa yang dimaksud dengan perusahaan dengan Turnaround Story?

Dalam kehidupan korporasi nyata yang kita lihat sehari-hari, selalu ada sosok / manajemen yang visioner dan memiliki kemampuan eksekusi tinggi yang mampu mengubah suatu perusahaan / pemerintahan dari yang tadinya terpuruk, di ambang kebangkrutan, layanan berkualitas buruk menjadi lebih baik.

Sebagai contoh, bisa kita lihat kalau di tingkat perusahaan kita bisa melihat PT. Kereta Api mengalami peningkatan yang sangat pesat dari perusahaan yang merugi, layanan amburadul, kereta penuh dengan calo, penumpang berdesak-desakan menjadi perusahaan yang mendapat penghargaan diberbagai ajang baik dari tingkat profitabilitas maupun layanan yang diberikan. Naik kereta api sekarang sudah senyaman naik pesawat terbang, dari sistem pembelian tiket, boarding dan layanan selama perjalanannya. Yang kalah mungkin Cuma lama waktu perjalanannya saja.

Semua hal tersebut, merupakan manajemen turnaround yang dilakukan oleh Direktur KAI, bapak Ignasius Jonan yang kisahnya bisa anda baca diberbagai media.

Di tingkat pemerintahan, saya melihat layanan BPJS Kesehatan, kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar juga merupakan terobosan dan turnaround story, dimana sekarang semua lapisan masyarakat kini bisa menikmati layanan kesehatan gratis tanpa perlu takut diusir dari rumah sakit karena tidak ada biaya. Demikian pula untuk pelajar di DKI, dengan kartu Jakarta Pintar, biaya sekolah telah ditanggung.

Memang pada kenyataannya, tidak semua program tersebut berjalan mulus. Ada saja penyelewengan di lapangan, namun secara umum saya melihatnya sebagai suatu turnaround story yang hanya bisa terjadi jika didukung pemimpin yang visioner dan memiliki kemampuan eksekusi yang kuat.

Dalam bahasa investasi, turnaround story kurang lebih perusahaan yang tadinya dikasih rekomendasi sell, bisa menjadi buy. Pengetahuan seperti ini dimungkinkan jika tim riset memiliki akses yang mendalam terhadap perusahaan.

 

Apa yang dimaksud dengan portofolio yang terkonsentrasi dan 10 besar portofolio menempati 55%-65%?

Seperti yang dijelaskan di atas, strategi yang dianut oleh Panin Dana Ultima ini lebih fokus. Oleh karena itu, porsi 10 besar sudah menjadi mayoritas daripada isi portofolio. Sebagai gambaran dalam pasar saham dikenal istilah Kapitalisasi Pasar.

Kapitalisasi Pasar merupakan suatu angka yang menunjukkan nilai perusahaan jika semua saham perusahaan tersebut dibeli. Sebagai contoh, jika harga saham Astra Internasional saat ini (ASII) adalah Rp 6000 dan jumlah lembar saham yang beredar diasumsikan sebanyak 1 milliar lembar, maka kapitalisasi pasar ASII adalah Rp 6000 x 1 milliar = Rp 6 Triliun. Artinya jika perusahaan tersebut ingin diakusisi semuanya, maka harga yang harus dikeluarkan adalah kurang lebih pada angka tersebut.

Dalam perhitungan IHSG, semakin besar kapitalisasi pasar suatu perusahaan, maka semakin besar pengaruh saham tersebut terhadap perubahan IHSG. Misalkan kapitalisasi ASII adalah 10% dari total semua saham yang ada, maka jika harga ASII naik 5% dan semua harga sahamnya lainnya tidak berubah, maka IHSG akan naik sebesar 10% x 5% = 0.5%.

Di Bursa Efek Indonesia saat ini terdiri kurang lebih 500 perusahaan. Jika semua perusahaan tersebut diurutkan dari yang paling besar hingga paling kecil, maka total dari 10 perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar setara dengan 42%. Kalau dari 25 saham terbesar, kurang lebih sekitar 60%.

Untuk Panin Dana Ultima sendiri, dengan analogi yang sama, maka untuk porsi 10 besar adalah sekitar 60% dan untuk 25 saham terbesar adalah 100%. Jika digambarkan dalam grafik bentuknya seperti di bawah ini

Konsentrasi Panin Dana Ultima

Apa keunikan dari Panin Dana Ultima?

Ada 4 keunikan dari Panin Dana Ultima ini yaitu

keunikan Panin Dana Ultima

Reksa dana ini akan berfokus pada jumlah saham yang lebih sedikit, dimana saham-saham tersebut merupakan saham-saham yang diprediksikan bisa memberikan tingkat return yang tinggi untuk jangka menengah panjang. Untuk itu, supaya strategi investasinya bisa berjalan, Panin AM berharap bahwa investor memberikan waktu yang cukup. Sebab dalam jangka pendek,terkadang saham-saham pilihan belum tentu langsung naik seperti yang diharapkan.

Strategi yang fokus akan berujung pada volatilitas riisko yang tinggi. Untuk itu, dalam penyusunan (konstruksi) portofolio, risiko berusaha diminimalkan cara membeli saham yang benar-benar dipahami sehingga risiko penurunannya sudah bisa diprediksikan serta pengaturan porsi kas dan alokasi antar saham untuk meminimalkan fluktuasi harga.

 

 Apa Perbedaan antara Panin Dana Ultima dibandingkan dengan produk yang sudah ada selama ini serta profil risikonya?

Secara umum, perbedaan antara keempat reksa dana adalah sebagai berikut:

Perbandingan Maksima, Prima, Syariah Saham dan Ultima

Terkadang banyak orang bahkan marketing masih belum bisa membedakan antara value dengan growth. Untuk lebih membantu memahami perbedaan 2 strategi investasi ini, saya akan memberikan ilustrasi sebagai berikut :

Misalkan pada tahun 2014 yang dikenal sebagai tahun PEMILU, ada pandangan / pendapat yang beranggapan bahwa sektor yang bagus adalah sektor media dan sektor konstruksi.

Sektor Media

Cara berpikir Growth

Sektor media dianggap bagus karena dianggap belanja iklan masyarakat akan meningkat karena kegiatan promosi yang dilakukan para calon legislative

Cara berpikir Value

Mau tahun PEMILU atau bukan 1 tahun tetap 365 hari. Dan pada prinsipnya, iklan yang tidak terjual kemarin tidak bisa dijual lagi pada periode yang akan datang. Dengan demikian, tingkat keuntungan perusahaan media tidak bisa diperkirakan seperti perusahaan manufaktur yang memiliki persediaan barang (inventory). Oleh karena itu, meski merupakan tahun PEMILU, belum tentu sektor media bagus menurut investor berbasis value

Sektor Konstruksi

Cara Berpikir Growth

Sektor Konstruksi diyakini bagus dengan anggapan jika nantinya (apabila) Joko Widodo menjadi presiden, pembangunan akan dilakukan secara besar-besaran. Mengambil track recordnya selama memimpin jakarta yang melakukan pembelian bus, membangun waduk, MRT, kampong deret dll.

Cara berpikir Value

Sektor konstruksi merupakan perusahaan yang tidak memiliki aset. Yang ada adalah kontrak-kontrak pembangunan dengan vendor. Tidak ada jaminan semua kontrak akan dilakukan, sebagai contoh pembangunan MRT yang tertunda, pembelian bus yang dipending karena kasus korupsi dll. Sehingga tingkat keuntungannya sulit untuk diproyeksikan. Selain itu, secara valuasi (pada saat artikel ini ditulis) sudah mahal. Sehingga tidak menarik bagi investor berbasis value.

Secara singkat Panin Dana Maksima adalah reksa dana yang menganut paham strategi investasi value. Sementara Panin Dana Prima dan Panin Dana Syariah Saham menggunakan kombinasi antara value dan growth, namun tetap value investing yang menjadi strategi yang utama.

Panin Dana Ultima sendiri karena fokusnya adalah saham yang dalam jangka menengah panjang (di atas 3 tahun) bisa memberikan tingkat return yang maksimal, maka saham yang dipilih tidak masalah apakah saham tersebut berbasis growth atau value.

Salah satu keunikan yang membedakan reksa dana tersebut adalah bagaimana ketika menghadapi kondisi pasar yang bergejolak. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Panin Dana Maksima akan melakukan penyesuaian pada komposisi kas – sahamnya. Kebetulan produk ini memiliki kebijakan alokasi yang memungkinkan komposisi kas mencapai 50%. Perubahan sektor / saham pilihan mungkin saja akan dilakukan namun tidak terlalu aktif.

Panin Dana Prima dan Panin Dana Syariah Saham dalam menghadapi situasi pasar yang bergejolak, selain melakukan penyesuaian kas hingga maksimal 20%, kedua reksa dana ini secara aktif juga bisa melakukan perubahan pada saham-saham pilihannya.

Panin Dana Ultima sendiri merupakan strategi pengelolaan yang lebih fokus. Karena sejak awal sudah berinvestasi pada saham-saham yang dianggap mampu memberikan tingkat return tinggi dalam jangka menengah panjang, maka ketika kondisi akan bergejolak reksa dana ini akan melakukan penyesuaian pada posisi kas, namun untuk pilihan saham cenderung akan tetap karena fokus pada hasil jangka panjang.

Perbedaan signifikan lainnya adalah pada jumlah saham, dimana utk penyusunan portofolio jumlah saham Panin Dana Ultima adalah yang paling sedikit dibandingkan reksa dana Panin AM lainnya.

 

Bagaimana gambaran profil risk and return ke 4 reksa dana tersebut dari yang paling rendah sampai paling tinggi?

Profil Risk and Return Reksa Dana Saham Panin AMSecara teoritis, potensi risk and return dari keempat reksa dana tersebut mulai dari yang paling kecil hingga paling besar adalah dimulai dari Panin Dana Maksima. Selanjutnya Panin Dana Prima karena reksa dana ini secara aktif melakukan perubahan mengikuti perubahan kondisi pasar. Tertinggi ketiga yaitu Panin Dana Ultima yang investasinya lebih fokus. Baru yang paling tinggi adalah Panin Dana Syariah Saham.

 

Mengapa Panin Dana Syariah Saham merupakan yang risk and returnnya paling tinggi?

Sebab Panin Dana Syariah Saham merupakan reksa dana syariah sehingga tidak dimungkinkan untuk berinvestasi pada sektor non syariah seperti Perbankan, Asuransi, Minuman Keras dan Rokok. Oleh karena itu, sektor yang menjadi investasinya adalah sektor-sektor lain seperti Infrastruktur, Komoditas Pertambangan dan Perkebunan, Properti, Konsumer dan sektor yang sesuai kaidah syariah lainnya. Khusus untuk saham-saham sektor komoditas dan properti di Indonesia, secara volatilitas lebih tinggi dibandingkan sektor perbankan. Dan karena volatilitas yang tinggi tersebut, meskipun investasinya tidak fokus seperti Panin Dana Ultima, profil risk and returnnya secara alami akan lebih tinggi dibandignkan reksa dana yang lain.

Mana reksa dana saham yang paling baik? Dan apakah sebaiknya saya memiliki beberapa reksa dana ini sekaligus?

Sebenarnya tidak ada istilah reksa dana mana yang paling baik, namun lebih kepada apakah reksa dana tersebut sesuai dengan profil risiko dan preferensi bagi anda atau tidak. Untuk kepemilikan reksa dana, dalam artikel sebelumnya saya adalah pendukung paham 1 reksa dana 1 tujuan investasi. Jadi daripada bertanya apakah sebaiknya kita harus membeli beberapa reksa dana ini atau tidak, sebaiknya fokus kita adalah pada apakah kita memiliki tujuan investasi yang ingin dicapai dengan reksa dana ini.

 

Dalam profil disebutkan transaksi menggunakan Virtual Account Bank BCA. Apakah ini berarti tidak menggunakan rekening Bank Kustodian?

Virtual Account Bank BCA sebenarnya adalah rekening reksa dana di Bank Kustodian sama seperti reksa dana lainnya. Hanya saja, dengan adanya fasilitas ini, kami bisa memberikan kode khusus pada rekening tersebut sehingga ketika nasabah melakukan transfer akan muncul nasabah yang bersangkutan. Cara kerja virtual account ini pada prinsipnya sama seperti pengisian pulsa pada nomor HP. Dimana ketika melakukan pengisian pulsa, nasabah tidak perlu lagi menginformasikan atau memberikan scan bukti pembelian / transfer dana ke provider telepon. Pulsa akan terupdate secara otomatis.

Jadi dengan adanya Virtual Account BCA ini, nasabah tinggal melakukan transfer. Selanjutnya bukti ini sudah tidak perlu lagi disampaikan kepada Panin AM karena transaksi sudah diproses sesuai nasabah masing-masing. Dengan demikian, nasabah tidak perlu lagi repot2 untuk mengisi formulir pembelian dan melakukan pengiriman bukti transfer kepada Panin AM untuk kegiatan pembelian pertama kali dan pembelian selanjutnya. Untuk informasi mengenai tata cara transfer ke virtual account, nasabah bisa membaca di website www.panin-am.co.id

Update Fasilitas Autodebet dan Transaksi Via Virtual Account

Untuk transaksi dengan autodebet dapat dilakukan melalui 5 bank yaitu

Fasilitas Autodebet Panin Asset Management

Berikut adalah tata cara melakukan transaksi Virtual Account Bank BCA melalui

1.       Melalui ATM BCA

 

ATM BCA

2.       Melalui KlikBCA Individu
BCA Individu 1 BCA Individu 2 BCA Individu 3 BCA Individu 4 BCA Individu 5
3.       Melalui KlikBCA Bisnis
BCA Bisnis 1 BCA Bisnis 2 BCA Bisnis 3 BCA Bisnis 4 BCA Bisnis 5 BCA Bisnis 6 BCA Bisnis 7 BCA Bisnis 8 BCA Bisnis 9 BCA Bisnis 10 BCA Bisnis 11 BCA Bisnis 12
4.       Melalui Pemindahbukuan/Setoran Tunai di Counter Teller BCA
BCA Teller 1
BCA Teller 2BCA Teller 3BCA Teller 4
5.       Melalui Bank selain BCA (Internet banking saat ini masih belum bisa. Karena proses transfer di masing-masing bank, ada kemungkinan dana tidak masuk pada hari yang sama)
Non BCA 1
Non BCA 5 Non BCA 4 Non BCA 3 Non BCA 2

Demikian artikel yang cukup panjang ini, semoga bisa memberikan penjelasan lebih komprehensif kepada anda yang tertarik dengan Panin Dana Ultima. Terima kasih.

Penyebutan produk investasi  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Sumber Gambar : Istockphoto dan Riset Panin Asset Management

Advertisements

94 thoughts on “Panin Dana Maksima, Prima, Syariah Saham atau Ultima.. Pilih Mana? (Update Fasilitas Autodebet)

  1. Dear Pak Rudi,

    Saya berdomisili di Cilegon, bagaimana caranya untuk membeli produk Panin Dana Ultima? Karena saya tidak menemukan ada cabang Panin Asset Management di Cilegon.

    Terima Kasih.

    Like

  2. @Chandra
    Salam Pak Chandra,

    Untuk perhitungan itu menggunakan standar 4 digit. Untuk dollar sepertinya bisa lebih panjang lagi, tapi saya lupa tepatnya berapa angka.

    Untuk pembulatan kami mengikuti sistem yang ada di bank kustodian. Terus terang saya tidak tahu secara tepat apakah bulat ke atas atau ke bawah. Nanti kalau ada kesempatan akan saya tanyakan.

    Terima kasih.

    Like

  3. @Widhi
    Salam Pak Widhi,

    Untuk transaksi pertama memang masih dibutuhkan tatap muka. Saran saya, kalau pas ada liburan ke Jakarta atau Bandung, anda bisa mengunjungi atau membuat janji meeting dengan cabang agen penjual di kota tersebut.

    Memang kesannya agak mubazir untuk ketemu hanya untuk menyerahkan formulir saja. Namun dengan bertemu agen penjual kami dapat membantu membuat perencanaan keuangan, menjelaskan secara detail mengenai kinerja reksa dana di Panin Asset Management. Hal ini tentu akan menambah kenyamanan anda dalam bertransaksi dan mempercayakan pencapaian tujuan keuangannya.

    Untuk cabang di Bandung bisa dilihat di
    http://pans.co.id/?page=Hubungi_Kami

    Semoga bermanfaat. Terima kasih.

    Like

  4. Halo, Pak Rudiyanto!
    Pertanyaan saya:
    1. Terkait tim riset dan analis, ada yg mengatakan bahwa kebanyakan perusahaan manajer investasi (MI) bila tim riset & analisnya banyak yg pindah ke perusahaan lain, maka performance perusahaan MI tsb akan terganggu. Bagaimana dengan Panin AM?
    2. Mengapa untuk melihat fund fact sheet (FFS) reksadana Panin harus menjadi nasabah (mendaftar) terlebih dahulu? Bukankah justru calon nasabah seharusnya melihat FFS terlebih dahulu sebelum membeli reksadananya?
    Terima kasih.

    Like

  5. @addy
    Salam Addy,

    Sehubungan dengan pertanyaan anda:
    1. Performance perusahaan itu ada macam2. Ada penjualan, ada pula yang kinerja. Kalau personel pemasarannya yang pindah maka akan berpengaruh terhadap penjualan, sebaliknya jika riset dan manajer investasinya pindah akan berpengaruh terhadap kinerja.

    Kadang2, kalau kinerja pemasarannya bagus, kinerja MI jg bisa ikut bagus karena supaya suatu strategi berjalan dibutuhkan fresh fund (dana segar) untuk menjalankannya.

    Sebaliknya juga supaya penjualannya bagus, butuh kinerja MI yang baik karena marketing akan lebih mudah jualan di lapangan. Belakangan ini, karena bekerja di MI, saya jadi tahu supaya kegiatan pemasaran berjalan lancar, maka dibutuhkan juga kegiatan back office yang bagus. Karena dengan jumlah nasabah dan personel pemasaran yang semakin banyak, akan sulit jika back officenya berantakan.

    Jadi pada dasarnya kinerja reksa dana itu sudah merupakan satu kesatuan dari semua personel dan divisi yang bekerja di perusahaan Manajer Investasi. Pengaruh dari tim riset dan analis memang besar, tapi bukan segalanya.

    Bisa juga, tidak ada personel riset dan manajer investasi yang pindah, marketingnya happy dan back officenya solid. Tapi strategi investasinya tidak jalan sehingga kinerja reksa dana kurang begitu baik. Bisa juga, marketingnya ga jelas, back office berantakan, MInya pindah2 melulu, tapi di tahun tersebut IHSG naik 50%, maka otomatis kinerja reksa dana juga akan bagus walaupun diragukan apakah konsisten atau tidak. Apapun itu, faktor personel memang tidak bisa dikesampingkan.

    Bajak membajak dalam dunia bisnis sudah merupakan hal yang lumrah. Apalagi untuk perusahaan asing yang punya dana tidak terbatas, tidak ada kendala dari mereka untuk memberikan gaji yang besar. Namun yang suka dilupakan, adalah jika gaji besar biasanya target dan tekanan kerja suka besar. Ada yang bertahan dan sukses besar, tapi tidak sedikit pula yang gagal.

    Keputusan seseorang untuk terus bekerja di suatu perusahaan itu kadang-kadang tergantung pada banyak hal. Gaji memang penting, tapi tidak segalanya. Ada yang melihat fasilitas, kebersamaan, suasana dan hubungan dengan rekan kerja, kesempatan untuk maju, jenjang karir dan lainnya.

    Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, tim manajer investasi mayoritas sudah bekerja bersama-sama selama 5-6 tahun. Hampir semua orang memulainya dari karier pemula sebagai analis dan seiring dengan pengalamannya yang bertambah diangkat menjadi Manajer Investasi. Jenjang karier yang jelas seperti ini menurut saya mampu mempertahankan orang-orang terbaik. Presiden Direktur sekaligus Manajer Investasi Panin Dana Maksima dan pemilik 10% dari Panin Asset Management yaitu pak Winston Sual juga merupakan orang yang memulai dari bawah.

    Yang jelas, perusahaan akan melakukan upaya untuk mempertahankan personel terbaiknya. Dengan demikian, konsistensi kinerja dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

    2. Mengenai fund fact sheet, memang tidak ada kewajiban bagi Manajer Investasi utk mempublikasikannya kepada umum. Yang ada, adalah wajib diberikan apabila diminta oleh nasabah. Apabila calon nasabah tertarik untuk membeli reksa dana Panin AM, maka bisa meminta kepada customer service atau kepada marketing untuk menunjukkan FFS tersebut.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  6. Dear. Pak rudi

    terima kasih atas informasi yang diberikan melalui artikel ini.

    1.sy sekarang berusia 24 tahun dan sy berencana untuk mulai mempersiapkan dana pensiun saya. sampai umur 55 thn.. apakah reksadana panin dana ultima lebih cocok untuk saya? ataukan panin dana prima yang lebih cocok pak?

    2.apakah ada kemungkinan untuk sebuah reksadana misalkan setelah 10 atau 12 tahun..reksadana tsb tutup atau bahkan hilang? baik itu karena mslh internal perusahaan maupun dll.. dan apakah dana kita tetap adaataukah hilang pak?

    terima kasih pak rudi. salam sejahtera

    Like

  7. @Edi Y
    Malam Pak Edi,

    Sehubungan dengan pertanyaannya:
    1. Untuk kata lebih cocok yang mana, menurut saya hanya investor sendiri yang bisa menilainya. Karena masing2 memiliki strategi yang berbeda. Kalau bingung, beli dua-duanya juga tidak masalah. Sebab dalam penelitian saya yang http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2014/05/20/berapa-jumlah-kepemilikan-reksa-dana-saham-yang-ideal/ punya reksa dana saham sampai 5 untuk 1 tujuan yang sama masih ok. Yang penting adalah perhitungan untuk perencanaan pensiunnya SMART. http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/05/07/seni-menyusun-tujuan-investasi-dengan-prinsip-smart/

    2. Dalam investasi reksa dana, dana nasabah dan surat berharga disimpan di Bank Kustodian. Apabila reksa dana tutup, atau dalam bahasa resminya dibubarkan, maka surat berharga akan dijual dan hasilnya ditambah dana nasabah dikembalikan sesuai unit kepemilikannya masing-masing.

    Jika hilang karena kelalaian dari Manajer Investasi atau Bank Kustodian, maka yang bersangkutan wajib melakukan ganti rugi.

    Yang tidak diganti adalah jika reksa dana berinvestasi pada saham dan obligasi, namun saham dan obligasi tersebut bangkrut sehingga nilai investasi menjadi nol. Untuk itu, pastikan anda berinvestasi pada Manajer Investasi yang kinerjanya sudah terpercaya.

    Semoga bermanfaat dan salam sejahtera.

    Like

  8. Pak Rudi, saya tidak memiliki rekening di BCA namun istri saya punya. Bisakah saya menggunakan rekening BCA milik istri saya untuk subcribe/top up ke virtual account saya? saya sudah punya reksadana di panin (PDM) dan sudah dikirimi sms nomor virtual account saya di BCA, tapi bingung karena saya tidak punya rekening di BCA

    Like

  9. @Haris
    Pagi Pak Haris,

    Untuk hal tersebut bisa anda konsultasikan ke bagian customer service di cs@panin-am.co.id atau langsung ke marketing yang menangani transaksi pembelian istri anda. Saya yakin ada solusi yang bisa ditawarkan.

    Terima kasih juga sudah menjadi nasabah Panin Asset Management. Semoga sehat dan sukses selalu.

    Like

  10. permisi pak, saya mau tanya, setelah kita diberikan no VA, selanjutnya kita registrasi online. apa yg harus diisi di kolom CIF? terimakasih

    Like

  11. Dear Pak rudi,
    kalo saya buka dan beli RD Panin dana Ultima melalui cabang panin di kota Surabaya tetapi saya berdomisili di pekanbaru apa ada pengaruh kedepannnya ( untuk redeem atau hal lainnya)

    Like

  12. @Dedi
    Salam Pak Dedi,

    Sebelumnya terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

    Untuk transaksi redemption bisa diproses darimana saja. Cuman apabila anda meminta cabang Pekanbaru untuk mengecek saldo anda atau melakukan cetak formulir redemption tidak bisa dia lakukan karena data anda tidak masuk sistem mereka.

    Apabila anda bisa mendapatkan formulir redemption dan mengecek saldo secara online, atau tetap di support via whatapps atau BBM dari cabang Surabaya tidak ada masalah.

    Semoga menjawab pertanyaan anda, terima kasih

    Like

  13. Salam pak Rudiyanto,

    Saya nasabah Panin-AM sejak 2 th lalu pada Panin Dana Maksima. 2 hal yang ingin saya tanyakan:
    1) Mengenai kelebihan Panin Dana Maksima yakni komposisinya bisa disesuaikan hingga porsi kas 50%, apakah kelebihan ini dalam praktek sering digunakan dan bermanfaat, terutama pada saat-saat pasar sedang turun-turunnya? Misalkan pada th 2013 lalu yang terjadi penarikan dana asing besar-besaran sehingga seluruh saham turun tajam, tampak kinerja Panin Dana Maksima pun turun sangat dalam, tidak jauh lebih baik dari RD-RD lain yang penyesuaian komposisi pada kasnya hanya maks. 20%. Bukankah pada masa-masa seperti ini harusnya Panin Dana Maksima unggul signifikan dibanding RD saham lain? Apakah di masa mendatang keunggulan ini dalam prakteknya bisa lebih sering digunakan?

    2) Pada prospektus Panin Dana Ultima, tertera tim pengelola investasi yakni Bpk. Winston Sual dan Bpk. Indra Mawira, namun pada artikel di atas pak Rudi sebutkan bahwa Bpk. Indra Mawira pengelola Panin Dana Ultima sedangkan Bpk. Winston Sual (hanya?) mengelola Panin Dana Maksima. Yang saya tanyakan, sebesar apakah peranan masing-masing beliau pada pengelolaan Panin Dana Ultima?

    Mohon tanggapannya dan terima kasih sebelumnya, Pak Rudi.

    Like

  14. @Budi
    Salam Pak Budi,

    Sehubungan dengan pertanyaan anda :

    1. Kalau dari diskusi saya dengan manajer investasi, sepertinya belum pernah digunakan. Paling tinggi cuman sampai dengan 30% saja, itupun sangat jarang. Sebab idealnya porsi kas dibesarkan SEBELUM pasar akan turun dan setelah komposisi kas mencapai target yang diinginkan, pasar turun. Tapi pada kenyataannya mereka juga tidak bisa memprediksikan pasar dengan tepat.

    Kalau terkait kinerja di 2013, sudah pernah saya jelaskan bahwa Panin AM menggunakan strategi Value. Kelemahan dari metode tersebut adalah ketika kondisi pasar penuh ketidakpastian, maka strategi tersebut kurang jalan karena pasar lebih fokus ke saham yang lebih banyak diberitakan dibandingkan bagus fundamentalnya. Pada tahun 2013, karena isu tapering, pasar menjadi sangat tidak pasti sehingga strategi value tidak sejalan dengan kondisi pasar ketika itu sehingga tidak bisa menang dengan signfikan.

    Meski demikian Panin Dana Maksima tetap mengalahkan pasar karena pada tahun 2013 return IHSG -0.98% dan Panin Dana Maksima -035%. Anda bisa mengeceknya di http://www.panin-am.co.id/FundsAndPerformance.aspx

    2. Sistem pengelolaan di Panin Asset Management adalah para analis dan manajer investasi berdiskusi secara rutin dan intensif mengenai outlook dan strategi yang akan digunakan. Namun dalam eksekusinya, ada Manajer Investasi yang bertanggung jawab untuk masing-masing reksa dana. Apakah dia akan menjalankan strategi sesuai dengan meeting tersebut atau tidak, itu adalah Full Discretionary (wewenang penuh) dari yang bersangkutan. Artinya bisa saja, dalam meeting disebut saham A bagus, namun karena ada redemption dari nasabah, bobot pada saham tersebut yang sudah terlalu besar, atau karena pengelolaan risiko, Manajer Investasi pada reksa dana (mis) Panin Dana Ultima menjual sementara yang lainnya membeli.

    Dalam semua prospektus reksa dana, nama pak Winston Sual memang tercantum. Hal ini karena beliau menjadi bagian dari tim pengelola investasi di seluruh reksa dana Panin AM dengan memberikan pengarahan dan penetapan strategi investasi.

    Semoga menjawab pertanyaan anda, terima kasih

    Like

  15. Dear Pak Rudi,

    Saya mempertanyakan biaya beli yang sama meski topup dilakukan lewat VA versus kirim email form beli dan bukti transfer ke marketing panin sekuritas.
    Apakah bisa kebijakan fee beli dipotong 50% atau bahkan free jika melalui VA langsung?
    Karena tidak perlunya bantuan pihak agen penjual jika langsung melalui VA, agak aneh jika fee nya sama. Bukankah fee beli yg tinggi terkait dengan perlunya membiayai agen penjual?
    Sebagai perbandingan, di commonwealth kalau topup online fee beli nya cuma 50%.

    Mohon pendapatnya.
    Terima kasih.

    Like

  16. @Chandra
    Dear Pak Chandra,

    Apabila anda memerlukan biaya transaksi / Fee beli dipotong 50%, saya bisa menyarankan anda untuk menggunakan fasilitas autodebet karena fee menjadi 1% dengan metode tersebut.

    Fasilitas virtual account adalah fasilitas untuk memudahkan cara transaksi. Pada kenyataannya, Panin Asset Management harus membayar ke Bank BCA atas setiap penggunaan fasilitas tersebut supaya nasabah tidak dikenakan biaya transaksi. Dengan demikian mohon maaf, transaksi melalui virtual account masih belum diberikan keringanan biaya.

    Terima kasih untuk masukannya.

    Like

  17. Dear pak rudi
    Maaf saya masih pemula
    Saya mau menanyakan tentang rekening koran yang dikeluarkan bank kustodian,kenapa saya belum menerima rekening koran tersebut,sebagai informasi saya melakukan pembelian tanggal 12/01/2015 tapi sampai sekarang belum terima rek korannya
    Saya nasabah panin ultima
    Terima kasih pak rudi

    Like

  18. @rangga
    Malam Pak Rangga,

    Persoalan pengirimkan surat konfirmasi memang menjadi permasalahan klasik industri reksa dana. Saran saya, anda bisa mengecek saldo investasi anda melalui user id log in yang disediakan melalui http://www.panin-am.co.id. Disana anda bisa mengecek saldo, mutasi transaksi, pembelian secara online dan cetak formulir redemption. Untuk mendapatkan user id, anda bisa menghubungi marketing atau cs@panin-am.co.id

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    Like

  19. Pak rudi, saya tertarik untuk investasi reksadana di Panin
    Di balikpapan tempat saya tinggal tidak ada cabang panin.
    Apakah bisa mendaftar menjadi nasabah panin secara online? Bagaimanakah caranya?
    Terimakasih

    Like

  20. @Tio
    Pagi Tio,

    Terima kasih atas kepercayaan kepada Panin Asset Management.
    Anda bisa mengirimkan informasi nomor telpon yang bisa dihubungi ke customer service di cs@panin-am.co.id

    Nanti mereka akan memandu anda dari awal sampai akhir untuk pendaftaran secara online.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  21. Terimakasih Pak Rudi, saya telah mengirim email ke cs PAM dan telah dihubungi oleh marketing PAM serta diberikan formulir pembukaan jadi nasabah PAM.

    Pak Rudi, bagaimanakah caranya transfer ke Virtual account Panin Dana Ultima jika dilakukan melalui internet banking bank CIMBNIAGA ?

    Terimakasih

    Like

  22. Selamat malam pak rudy, saya ingin bertanya untuk fasilitas transfer melalui teller bank selain bca, seperti contoh diatas melalui bank bri, mengapa yang dipilih adalah transfer bukan kliring atau rtgs. karena transfer antar bank yang berbeda biasanya akan sampai keesokan harinya paling lambat, itu berarti subscription untuk pembelian reksadana yang kita pilih baru diproses keesokan harinya oleh sistem ya pak ? mohon penjelasannya, trims

    Like

  23. @tio
    Selamat Malam Pak Tio,

    Untuk transfer ke Virtual Account BCA melalui internet banking saat ini hanya bisa dilakukan melalui Internet Banking BCA saja. Untuk internet banking bank lain, saya khawatir tidak konsisten. Sebab ada nasabah yang melakukannya dan berhasil, tapi banyak juga yang gagal.

    Solusinya anda bisa membuka rekening BCA untuk memudahkan transaksi. Saat ini kami sedang mencari alternatif Virtual Account yang bisa menerima transfer dari internet banking bank berbeda sehingga tidak harus ke teller. Akan tetapi, urusan seperti ini biasanya tidak bisa cepat karena menyangkut sistem.

    Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih.

    Like

  24. @Hari Yogeswara
    Malam Pak Hari,

    Kalau sepengetahuan saya, untuk beberapa bank yang sudah terhubung secara online, transfer sampai dengan Rp 10 juta bisa sampai secara online. Kemudian untuk Kliring, mungkin jika nominalnya di atas jumlah tertentu. Tapi risiko dari kliring adalah tidak selalu sampai di hari yang sama, atau kalaupun jika sampai bisa saja sudah lewat dari batas cut off yang diperbolehkan. Mengenai RTGS, kalau saya tidak salah untuk > 100 juta.

    Namun perlu dipahami bahwa setiap bank itu memiliki sistem yang berbeda sehingga bisa saja informasi yang saya sebutkan di atas berbeda di bank lain. Paling efektif dan efisien memang menggunakan rekening BCA.

    Semoga bermanfaat, terima kasih.

    Like

  25. Siang pak, saya senang membaca tulisan Pak Rudi, dan Memang menyukai juga kinerja PAM.

    Cuma agak mengganjal dalam tulisan diatas:
    “Akses yang Panin AM peroleh bukan hanya sebatas laporan keuangan dan informasi publik saja, namun sudah jauh lebih dalam sampai kepada pertemuan dengan corporate secretary dan direksi perusahaan”

    Bukankah salah satu ethic di CFA adalah menggunakan informasi publik saja pak? Di Standard Of Professional Conduct no. II. integrity capital market, bagian A. Material Nonpublic Information.

    Mohon koreksi jika saya salah menangkap kedua hal ini.

    Terimakasih pak.

    Like

  26. @Yudhistya
    Malam Pak Yudhistya,

    Dalam dunia pasar modal, dikenal 2 macam analis. Sell Side Analyst dan Buy Side Analyst.

    Analis Sell Side adalah analis yang bekerja di perusahaan sekuritas. Keuntungan perusahaan sekuritas diperoleh dari transaksi nasabahnya. Tugas analis di perusahaan sell side adalah membuat riset tentang saham supaya nasabahnya lebih sering bertransaksi. Tentu, risetnya harus jitu juga karena kalau tidak tentu tidak dipercaya oleh nasabahnya. Namun tujuan akhirnya tentu supaya nasabah lebih sering bertransaksi. Sebab kalau semua nasabah buy and hold 10 tahun, mereka bisa kehilangan pekerjaan.

    Analis Buy Side adalah analis yang bekerja di perusahaan asset management. Keuntungan perusahaan asset management diperoleh dari dana kelolaan nasabahnya. Jadi tugas analis disini adalah bagaimana reksa dana yang dikelola perusahaan memperoleh keuntungan yang maksimal. Mereka akan membuat riset yang tujuan akhir jika diterapkan dalam pengelolaan dana akan menghasilkan reksa dana yang kinerjanya paling optimal. Sebab dengan kinerja yang baiklah dana kelolaan bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hasil rekomendasinya bisa saja buy and hold selama 10 tahun tanpa perlu melakukan transaksi.

    Nah, bagaimana dengan Investor Relation, Corporate Secretary dan Direksi perusahaan? Memang mereka bukan analis, tapi umumnya mereka itu mirip-mirip dengan sell side. Sebagai orang yang bekerja di suatu perusahaan, tentu mereka punya kewajiban untuk “menjual” nilai positif dari perusahaan mereka. Jadi apakah semua informasi yang mereka sampaikan adalah informasi yang objektif? Bisa iya, bisa juga tidak. Dalam artian, informasi yang bersifat negatif mungkin tidak disampaikan secara blak-blakan atau bahkan tidak disampaikan sama sekali untuk meminimalisir dampaknya di mata investor.

    Kemudian, sebagai perusahaan Tbk, tentu mereka juga memiliki kode etik mengenai kerahasiaan dan informasi perusahaan yang sifatnya material. Sebagai contoh, untuk transaksi di atas sekian Milliar, harus ada persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau melalui proses lelang yang diketahui oleh publik. Jadi belum tentu pertemuan dengan mereka membahas rahasia perusahaan yang tidak diketahui oleh investor publik lainnya.

    Satu lagi, sebagai perusahaan terbuka, umumnya mereka memiliki divisi Investor Relation. Dimana masyarakat umum bisa meminta data perusahaan kepada divisi ini. Di perusahaan induk tempat saya bekerja sekarang, divisi Investor Relation ditangani oleh Corporate Secretarynya. Umumnya divisi ini sering berhubungan dengan analis dari berbagai perusahaan. Divisi ini biasanya langsung bertanggung jawab langsung ke direksi, dan tidak jarang dalam proses update kepada analis juga didampingi oleh direksi perusahaan. Jadi poin saya, pertemuan dengan Corsec bukanlah pertemuan rahasia atau terbatas.

    Nah, jadi untuk apa pertemuan tersebut? Sebagai Manajer Investasi yang menekankan pada value investing, pemahaman terhadap “bisnis” perusahaan sangat penting. Mungkin kita bisa membaca semua informasi mengenai suatu perusahaan dalam Laporan Keuangan dan penjelasan laporan keuangan tersebut. Namun, ketika laporan keuangan tersebut dijelaskan oleh orang yang menjalankan langsung, tentu kita bisa semakin paham lagi.

    Dengan demikian, pertemuan tersebut merupakan fasilitas yang dimanfaatkan bagi tim riset memahami perusahaan secara lebih mendalam. Bagaimana bisnis dijalankan, apakah target yang ditetapkan sudah wajar, terlalu optimis atau hanya sekedar angka di atas kertas saja? Apakah manajemen perusahaan sudah siap terhadap persaingan yang terjadi saat ini? Apakah mereka bisa dipercaya?

    Pada prinsipnya karena ingin berinvestasi jangka panjang, tentu saja kita harus benar-benar yakin. Laporan keuangan, berita-berita di publik, dan hasil riset eksternal memang bisa membantu. Namun diperlukan juga penilaian terhadap manajemen perusahaan. Dan ingat, mereka ada sell side, jadi dalam menginterprestasikan semua informasi tentu saja tim analis punya pertimbangan sendiri. Tidak semua informasi itu ditelan mentah-mentah.

    Semoga bisa menjawab pertanyaan anda. Terima kasih

    Like

  27. Pak Rudi saya mulai membaca blog Bpk religiously about 2 weeks now and it’s very inspiring and giving lots of idea, also encouragement… Thank you utk edukasi dan pemikiran dari Bpk yg continue selama bertahun-tahun utk pendidikan investasi yg tidak pernah kita pelajari di dunia formal.

    Btw saya sudah membeli 2 buku Bpk dan karena saya domisili di Papua, saat ini saya masih harus sabar menunggu kiriman buku sampai.

    Pak Rudy, saya sudah mengenal reksa dana sejak thn pertama menikah 2008 dan waktu itu sepenuhnya saya percayakan kepada financial planner namun karena pilihan dan return RD yg kurang memuaskan sehingga saya mulai memperkaya diri dgn pengetahuan ttg RD baru baru ini saja dan kecemplung di blog Bpk. Saya banyak mendapat pencerahan dari blog ini. Keep on writing ya Pak.

    Thn 2015 ini saya sedang menata ulang portofolio RD agar mendapat return at least 20% thn untuk dana pensiun saya dan suami yang akan kami gunakan 18thn mendatang. Saya tertarik utk berinvestasi ke RDS Panin namun masih bingung mana yg harus saya beli antara PD Maksima, Prima, Ultima atau PD Syariah Saham karena jujur saja saat ini saya sudah berinvestasi secara autodebet ke:

    – Schroders Dana Prestasi
    – Trim Kapital
    – Sam Indonesia Equity Fund

    Saya ingin menambah 1 lagi RDS dari Panin utk tujuan dana pensiun, namun saya kuatir irisan sahamnya sama dengan 3 RDS yg sudah saya beli sebelumnya. Pada Schroders Dana Prestasi dan Trim Kapital saya melihat ada kemiripan di FFS Feb 2015 yaitu keduanya sama-sama membeli saham di sektor perbankan dan konstruksi namun ada bbrp saham yg berbeda. Berangkat dari dasar pemikiran tsb, saya tertarik utk membeli PD Syariah Saham yg tdk membeli saham sektor perbankan, rokok dan miras, maksudnya agar terdapat diversifikasi. Walaupun sebenarnya saya non-Muslim. Tetapi saya lumayan tergiur juga dengan profile PD Ultima yg memfokuskan diri pada pembelian saham dgn max 25 perusahaan saja.

    Pertanyaan saya, apakah pemikiran saya sudah benar? Mohon saran dr Bpk utk pembelian RDS Panin mana yg sesuai bagi saya yg sudah memiliki RDS SDP, Trim Kapital dan SIEF

    Terima kasih sebelumnya

    Like

  28. @Caspia
    Salam Ibu Caspia,

    Terima kasih atas komentar dan pembelian bukunya.

    Blog anda http://nisyeworu.blogspot.com juga bagus, silakan diteruskan hobi menulisnya.

    Mengenai pertanyaan anda, perlu saya jelaskan adalah bahwa kalau isi saham beririsan antara reksa dana yang satu dengan yang lain adalah tidak terhindarkan mengingat jumlah saham perusahaan bagus dan likuid di Indonesia tidak banyak.

    Semakin besar dana kelolaan, tentu saham yang dia pilih haruslah selain bagus juga harus likuid. Dengan demikian, apabila reksa dana saham punya dana kelolaan besar, maka reksa dana saham tersebut memiliki saham yang beririsan adalah tidak terhindarkan.

    Namun bukan berarti kalau portofolio sahamnya sama hasilnya juga sama. Sebab ada saham lain berbeda yang mungkin kita tidak tahu, bobot per saham beda, transaksi jual beli saham, aliran subscription – redemption dan struktur biaya. Dengan demikian, meski isi saham beririsan, bisa saja performancenya jauh berbeda.

    Pemilihan saham karena isinya berbeda juga bukan hal yang salah karena setiap orang punya preferensi sendiri. Kalau pendapat saya tentang pembelian reksa dana saham bisa anda baca di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2014/05/20/berapa-jumlah-kepemilikan-reksa-dana-saham-yang-ideal/

    Intinya bukan di berapa reksa dananya, tapi di tujuan keuangannya.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  29. Pak Rudy, saya mau nanya gimana proses redeem reksa dana apakah kemungkinan dana yang mau kita redeem bisa diselewengkan oleh agen penjualnya yang ditunjuk saat kita melakukan pembelian rd. Mungkin dimanipulasi data oleh agen bersangkutan? Mohon pencerahannya. Terima kasih

    Like

  30. Salam kenal Pak Rudy,

    Bisa tolong dibahas mengenai produk Panin Dana Teladan dan apa bedanya strategi/tujuan, dsb. dengan produk2 yang sudah dibahas di atas.

    Thank you

    Like

  31. @siao yang
    Malam Siao Yang,

    Proses redemption reksa dana mungkin akan sedikit berbeda jika anda melakukannya melalui Manajer Investasi, Agen Penjual ataupun Fasilitas Online. Akan tetapi konsep yang dipakai adalah in complete application.

    Dimana definisinya adalah surat instruksi untuk melakukan penjualan reksa dana tersebut sudah ditanda tangani oleh nasabah yang bersangkutan dan diserahkan kepada Manajer Investasi atau Agen Penjual sebelum cut off time.

    Untuk Manajer Investasi yang tradisional, masih membutuhkan surat fisik dengan tanda tangan basah meskipun sebelumnya sudah difaks atau email. Jika hanya email, tapi aslinya belum sampai ada kemungkinan pencairan dana ditangguhkan sampai formulir asli tersebut sampai.

    Untuk Manajer Investasi yang sudah modern, bukti yang diemail atau faks saja sudah bisa diakui. Pembayaran uang redemption akan dilakukan sesuai proses yang berlaku.

    Untuk pembayaran dana redemption secara spesifik bank kustodian hanya mau proses jika dibayarkan kepada pemilik rekening bank yang namanya sama dengan pemilik reksa dana.

    Kemungkinan penyelewengan yang mungkin terjadi adalah “kebetulan” atau “memang disengaja” ada orang yang namanya sama persis dengan anda tapi rekening banknya lain. Jika bank kustodian hanya mengecek nama saja, ada kemungkinan dana hasil redemption anda masuk ke rekening yang salah.

    Untuk itu, di tempat saya bekerja saat ini ada prosedur yang harus dilalui oleh nasabah apabila dia meminta untuk ditransfer ke nomor rekening bank yang tidak sama dengan bank dia pertama kali. Jika yang bersangkutan tidak melakukan pengkinian data kemungkinan akan ditolak perintah redemptionnya.

    Kalau transaksi di bank, kemungkinan untuk untuk terjadi hal di atas lebih kecil karena proses jual beli reksa dana dilakukan dari dan ke rekening anda. Beda dengan transaksi reksa dana yang dilakukan via Manajer Investasi.

    Namun dari cerita sesama rekan saya di industri ini, kejadian penyelewengan yang mungkin terjadi jika anda bertransaksi di bank adalah tanpa sepengetahuan anda oknum agen penjual yang tidak bertanggung jawab tersebut memalsukan tanda tangan anda dan melakukan trading reksa dana.

    Tujuannya bukan untuk mencuri uang anda, tapi menghasilkan biaya transaksi untuk menutup target bulanan ataupun mencari komisi darinya. Sebab terkadang nasabah hanya menerima statement yang menyatakan total jumlah hartanya setiap akhir bulan. Transaksi jual beli yang terjadi di tengah-tengahnya mungkin tidak. Apalagi buat pengusaha yang sudah punya rekening di mana-mana. Tidak mungkin dia melihat satu persatu.

    Tindakan ini sebetulnya juga sudah diminimalkan dimana untuk setiap transaksi, bank kustodian akan mengirimkan surat konfirmasi langsung ke nasabah tidak melalui bank agen penjual. Dengan demikian, jika tiba-tiba datang banyak surat konfirmasi tapi anda tidak melakukan transaksi, anda bisa tanya ke agen penjual yang bersangkutan.

    Untuk itu, selain kinerja dan layanan dari vendor yang anda pergunakan, “itikad baik” juga bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih reksa dana.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  32. @Christian
    Salam Kenal Christian,

    Mohon maaf, Panin Dana Teladan memang tidak dibuat untuk umum. Jadi tidak ada penjelasan terkait mengenai strategi dan lain-lain mengenai produk tersebut. Untuk prospektus reksa dana, akan ditampilkan di website perusahaan jika nantinya sudah ada.

    Karena merupakan reksa dana, maka apabila masyarakat ingin membeli Panin AM tidak bisa menolak. Namun perlu saya informasikan, biaya pembeliannya adalah 4%, dan tidak mendapat manfaat asuransi seperti halnya dalam program SIPP.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  33. salam kenal

    saya tertarik dengan panin dana ultima

    mau tanya di atas hanya dijabarkan soal biaya beli dan jual reksadana

    kalo untuk biaya manajer investasi dan biaya bank kustodian dan agent fee-nya berapa y?

    Like

  34. @adi
    Salam Kenal Adi,

    Informasi mengenai biaya tersebut bisa diperoleh di http://www.panin-am.co.id/ViewForms.aspx?id=prospectus

    Sebagai informasi, komisi untuk agent umumnya berasal dari Biaya beli dan Jual dan profit sharing dengan biaya manajer investasi. Jadi kebanyakan reksa dana tidak ada biaya agent, tapi sepengetahuan saya masih ada beberapa reksa dana mencantumkan biaya tersebut.

    Semoga bermanfaat, terima kasih

    Like

  35. Halo, selamat Pagi Pak Rudy..

    Terimakasih penjelasannya, mencerahkan bagi saya yang bingung apa bedanya produk2 saham keluaran PAM ini. Terus terang saat ini sy belum memiliki satupun produk yg bapak ulas di atas, masih dalam tahap belajar dan milih-milih. Saya lihat d web PAM ada produk baru y pak? Panin Dana Teladan klo g salah.. bisa ga pak klo dibedah dan diulas seperti di atas, ini bedanya apalagi sama produk2 pendahulunya. Trimakasih Pak..

    Like

  36. @intan
    Selamat Sore Ibu Intan,

    Terima kasih ketertarikannya terhadap produk reksa dana Panin Asset Management. Untuk Panin Dana Teladan memang tidak ditawarkan ke investor publik karena dikhususkan untuk investor institusi, jadi tidak ada ulasannya.

    Anda bisa memilih produk2 lain yang sudah ada seperti Panin Dana Maksima, Panin Dana Prima, Panin Dana Ultima dan Panin Dana Syariah Saham.

    Semoga bermanfaat.

    Like

  37. Dear Pak Rudiyanto…

    Saya ingin tanya bila saya sudah membeli salah satu produk reksadana panin, dan sekarang saya ingin menariknya bagaimana caranya? berapa lama waktu yang diperlukan ? karena saya sudah kontak dengan Ibu Muri Kw via email tidak pernah mendapat balasan langsung …mohon bantuannya pak karena saya sedang membutuhkan dana itu. terima kasih…

    Like

  38. @juliani
    Selamat Siang Ibu Juliani,

    Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Untuk melakukan penarikan anda bisa mengisi formulir redemption dan mengirimkannya via email / faks / surat ke Panin Asset Management. Prosesnya kalau sudah benar, dana akan masuk ke rekening anda maksimal 7 hari kerja kemudian.

    Untuk detailnya anda bisa menghubungi cs@panin-am.co.id

    Semoga informasi ini bermanfaat

    Like

  39. Dear Bpk Rudiyanto,

    Saya sudah membeli produk reksadana panin yakni ultima. tetapi akhir-akhir ini saya kecewa dengan performanya bila dibandingkan dengan teladan. Apakah bapak dapat menjelaskan kenapa performa ultima buruk dan apa penyebabnya? apakah menurut bapak teladan dapat memberikan return yang lebih baik? Terimakasih

    Like

  40. @surya
    Selamat Malam Pak Surya,

    Sebelumya terima kasih atas kepercayaannya kepada Panin Asset Management.

    Mengenai kurang bagusnya kinerja Panin Dana Ultima untuk awal tahun 2016 ini memang juga menjadi pertanyaan dari beberapa investor lainnya. Saya sudah berkomunikasi dengan manajer investasi yang mengelola produk tersebut.

    Pada dasarnya kinerja yang kurang bagus ini disebabkan karena strategi investasi yang digunakan Panin Dana Ultima yang fokus. Yang dimaksud dengan fokus, kegiatan aset alokasi dilakukan pada jumlah saham yang lebih sedikit dan horison investasi yang relatif lebih panjang.

    Jumlah saham di Panin Dana Ultima adalah antara 15 – 25 saham. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan Panin Dana Maksima yang bisa 50 – 60 saham, alokasi Ultima pada masing-masing saham tentu lebih besar.

    Saham yang lebih sedikit dengan alokasi yang lebih besar ini menyebabkan tingkat risikonya lebih tinggi, demikian pula dengan potensi returnnya. Apabila jumlah saham pilihan Ultima sedang naik, maka kemungkinan kenaikan harganya bisa lebih tinggi dibandingkan reksa dana saham Panin AM yang lain, namun jika terjadi sebaliknya, maka persentase penurunannya juga lebih dalam.

    Karena Manajer Investasi berfokus pada saham-saham yang fundamentalnya bagus dan cenderung undervalued, kadang-kadang strategi ini juga ada kelemahannya. Salah satu kelemahan yang utama yaitu saham yang undervalued memang cenderung tidak begitu dilirik pasar. Untuk itu kenaikannya belum tentu sama dengan pasar atau naiknya baru belakangan. Hal inilah yang membuat kinerja Panin Dana Ultima untuk awal tahun hingga Mei 2016 tidak lebih baik dibandingkan rekan-rekannya.

    Kasus yang sama sebenarnya juga terjadi di tahun 2015 yang lalu. Jika anda mengikuti Panin Dana Ultima dari awal tahun, bisa dilihat bahwa sampai dengan Oktober, reksa dana ini masih kalah dibandingkan IHSG. Namun ketika saham pilihannya mulai dilirik pasar, kenaikan harganya lebih tinggi pada akhir tahun dan menjadikannya lebih baik dibandingkan reksa dana saham Panin AM yang lain pada tahun 2015.

    Tidak ada jaminan bahwa fenomena ini akan berulang dan tidak ada juga manajer investasi yang senang melihat kinerja reksa dananya dibawah rata-rata. Pengelola tetap berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dengan berupaya mengalahkan IHSG tahun ini dan untuk tahun-tahun ke depan.

    Semoga penjelasan ini bermanfaat. Dan mohon maaf juga untuk ketidaknyamanannya. Semoga pengalaman ini tidak membuat anda kapok berinvestasi di Panin AM.

    Terima kasih

    Like

  41. Hallo Pak Rudiyanto,

    Saya ingin bertanya tentang Panin Dana Teladan yg sudah bisa dibeli oleh investor retails skrg.
    Bagaimana cara alokasi komposisi instrument di RD ini? Apakah hanya fokus pada <25 saham seperti Ultima atau yang lain?

    Terima kasih

    Like

  42. @Tri
    Salam Ibu Tri,

    Panin Dana Teladan merupakan reksa dana yang memiliki misi sosial atau dikenal dengan endowment fund. Secara strategi, menggunakan gabungan antara value investing dan trading secara aktif. Tidak ada kondisi spesifik seperti pembatasan jumlah saham dan sebagainya.

    Perbedaannya dengan reksa dana lain bisa dibaca di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2016/07/31/mengenal-reksa-dana-saham-panin-asset-management/

    Semoga bermanfaat

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s