Ketika saham dapat Notasi Khusus X, maka sesuai aturan Bursa Efek Indonesia, maka transaksinya secara Periodic Call Auction – PCA
PCA berbeda dengan transaksi normal karena TIDAK ada antrian bid dan offer, hanya Indicative Equilibrium Price dan Volume.
Bagaimana cara kerjanya?

PCA tidak hanya berlaku untuk saham notasi khusus saja, tapi juga untuk semua saham.
Hanya saja untuk saham selain notasi khusus, hanya ada di Opening dan Closing.
Sementara untuk saham notasi khusus, berlaku sepanjang hari dengan 3-4 window transaksi.
Cara kerja sama persis
Berikut ini adalah cara kerja IEP dan IEV dengan menggunakan contoh PCA saat closing tanggal 3 April 2024

Perhatikan:
1. Jam
2. Harga Market Reguler sebelum dan sesudah closing
3. Perubahan IEP
Ketika menuju closing, antara jam 15.50-15.55, antrian bid dan offer yang belum settle hilang semua. Hilang bukan berarti batal, hanya tidak ditampilkan saja tapi sebetulnya masih berjalan. Jika harga IEP dan volume IEV cocok dengan bid offer anda, transkasi tetap akan done.

Setelah tampilan antrian bid offer tertutup, akan digantikan oleh IEP dan IEV yang jalan sendiri.
Harga transaksi terakhir sebelum PCA 25.225:
15.55 sd 56
IEP 25300 IEV 4317 lot

15.57
IEP 25275 IEV 4317 lot

15.58 sd 16.00
IEP 25250 IEV 4465 lot

Setelah IEP terakhir di Rp 25.250, maka harga ini akan menjadi closing price UNTR pada tanggal tersebut.
Terlihat harga jam 15.55 naik menjadi Rp 25.225 menjadi Rp 25.250 pada jam 16.00.

Cara Baca:
- Apakah Rp 25.300-25.250 dari jam 15.55-16.00 adalah transaksi done?
TIDAK, hanya indikasi saja, tidak ada yang done. - Berapa harga yang benar-benar done?
Harga jam terakhir yaitu Rp 25.250. - Berapa transaksi yang done?
Mengacu ke IEV 4465 lot sekitar Rp 9.9 M. - Kalau misalkan IEP sempat Rp 25.300 dan kemudian terakhir Rp 25.250, saya Offer di Rp 25.275 saat PCA, apakah akan done?
Tidak, karena acuannya adalah IEP terakhir. - Jika Offer Rp 25.100 saat PCA, apakah dapatnya Rp 25.100 atau Rp 25.250?
Rp 25.250 selama volume mencukupi. - IEP sempat Rp 25.300 dan terakhir Rp 25.250, bid Rp 25.275 saat PCA, apakah akan done?
Done harga Rp 25.250 karena bid lebih tinggi dari IEP selama volume cukup. - Apakah jika bid / offer sesuai tapi volume terlalu besar maka settle sebagian?
Mesti dicoba, belum tahu juga. - Apakah setelah jam PCA, masih ada investor yang memasukkan bid offer mengingat informasi antrian ditutup?
Investor institusi seperti reksa dana indeks salah satunya, makin dekat jam 16.00 misalkan 15.57 atau 15.58, jika dia mau beli atau jual akan dimasukkan harga IEP akhir. - Apa tujuannya?
Kisaran UNTR adalah 24.600-25.375.
Jika beli waktu market lagi jalan dan dapat harga 25.375, waktu closing 25.250 akan mengalami kerugian yang dapat menyebabkan kinerja indeks acuan dan reksa dana indeks berbeda.
Dengan IEP, risiko selisih tersebut hilang.

- Bagaimana memastikan volume dapat, baik buy ataupun sell?
Nah ini kembali ke keahlian broker dealer yang menjalankan transaksi reksa dana.
Misalkan reksa dana order bid 10.000 lot di harga close, brokernya pasang 25.225 dan gagal done, maka penilaian terhadap broker jadi jelek.
Bagi reksa dana indeks, jika semua ordernya done dengan harga close maka broker tersebut akan dapat nilai bagus.
Bagi reksa dana aktif, jika ordernya done dengan harga lebih bagus misalkan Buy lebih rendah atau Sell lebih tinggi dari close, maka skor broker juga bagus.
Berbeda dengan transaksi yang dijalankan nasabah mungkin 1 saham saja tapi frekuensi tinggi jika trading, order reksa dana indeks di saat mendekati close sekaligus 25-30 saham dan harus done semua.
Brokernya mesti punya sistem dan prediksi harga close yang tepat. - Mengapa antrian bid order mesti ditutup?
Dengan ditutupnya antrian, ketika ada yang mencoba untuk “angkat” harga saham dengan cara bid harga tinggi atau sebaliknya “banting” dengan offer harga rendah tidak tahu seberapa TEBAL antriannya.
Jika tetap mau memaksakan untuk angkat atau banting harga, dia harus beli / jual dalam volume yang besar supaya berhasil.
Dengan cara demikian, praktek angkat dan banting harga menjelang penutupan dapat dikurangi meski tidak seluruhnya.
Bagi investor awam, cara ini mungkin asing tapi bisa dipelajari.
Jika tidak nyaman, bisa transaksi di pasar reguler atau memilih saham-saham yang fundamentalnya lebih jelas dan tidak bermasalah sehingga masuk notasi khusus.
HAVE A NICE DAY

Tinggalkan komentar